Selasa, 23 SEPTEMBER 2025 • 13:29 WIB

Bahaya Naegleria fowleri: Apa yang Perlu Diketahui Saat Berenang

Author

Bahaya Naegleria fowleri: Apa yang Perlu Diketahui Saat Berenang

Berenang di kolam renang atau danau dapat menyenangkan, namun ada risiko kesehatan serius berupa ameba pemakan otak, Naegleria fowleri, yang mengintai. Infeksi yang ditimbulkannya bisa berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana

Dokter spesialis neurologi, dr Sholihul Muhibbi, mengungkapkan bahwa ameba ini dapat masuk melalui hidung saat berenang, dan pemahaman tentang infeksi ini sangat penting untuk menghindari risiko yang mengancam kesehatan.

Mengenal Ameba Naegleria fowleri

Naegleria fowleri adalah organisme yang ditemukan di air hangat, seperti danau dan kolam renang yang tidak terawat. Organisme ini dapat menyebabkan infeksi serius jika memasuki sistem saraf manusia.

Dokter Sholihul menjelaskan bahwa ameba ini biasanya tertular melalui paparan air yang terkontaminasi. Jalur masuk utama infeksi adalah melalui saraf penciuman yang berada di hidung.

Proses infeksi dapat menjadi fatal karena ameba ini dapat menjalar ke otak, mengakibatkan kerusakan serius pada jaringan otak.

Baca juga: Meningkatkan Kebugaran dengan Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat

Risiko Infeksi dan Gejalanya

Infeksi oleh Naegleria fowleri sering kali berpotensi berujung fatal. Gejala awalnya mirip dengan flu, seperti sakit kepala, demam, dan mual.

Seiring berkembangnya infeksi, gejalanya dapat meningkat menjadi kebingungan dan kejang. Dr. Sholihul mengingatkan, "Kemampuan ini yang menjadikan spesies N. fowleri berbahaya," menekankan dampak serius infeksi ini.

Tanpa penanganan yang tepat dan cepat, kerusakan yang timbul dapat segera memicu kematian, membuat pemahaman tentang infeksi ini sangat mendesak.

Pencegahan dan Keamanan Saat Berenang

Untuk mengurangi risiko infeksi, dokter rekomendasikan penggunaan klorin dalam air kolam renang. Klorin dapat membunuh ameba dan membantu menjaga kebersihan air.

Dokter Sholihul juga menyarankan agar air tawar yang digunakan, terutama dari sumber alami, diolah untuk memastikan keamanannya. "Air mentah yang disaring atau dimasak hingga mendidih sering kali lebih aman dan tidak mengandung bakteri yang berbahaya," tegasnya.

Tindakan pencegahan yang dilakukan dapat secara signifikan mengurangi risiko terpapar ameba berbahaya ini saat berenang di air yang kurang terawat.

Baca juga: Kesehatan Mental Generasi Muda: Pentingnya Perawatan Diri di Era Modern

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU