Serat sering kali menjadi komponen yang diabaikan dalam pola makan sehari-hari, padahal perannya sangat krusial dalam menjaga kesehatan tubuh.
Baca juga: Sri Mulyani Serukan Cinta Tanah Air Pasca Insiden Penjarahan
Dengan meningkatnya konsumsi makanan cepat saji, penting untuk memahami cara menambah asupan serat dalam diet harian.
Apa Itu Serat dan Jenis-jenisnya
Serat adalah bagian dari sereal, buah-buahan, dan sayuran yang tidak dapat dicerna oleh tubuh. Adanya dua jenis serat, yaitu serat larut dan serat tidak larut, memiliki fungsi yang berbeda dalam kesehatan.
Serat larut, yang larut dalam air, berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol dan mengatur gula darah. Sedangkan serat tidak larut sangat penting untuk kesehatan pencernaan.
Makanan seperti oatmeal, sayuran hijau, dan buah-buahan kaya serat sangat dianjurkan untuk konsumsi harian. Namun, meskipun penting, banyak orang yang masih kurang dalam konsumsi serat.
National Institutes of Health merekomendasikan asupan serat sekitar 25-30 gram per hari untuk orang dewasa, yang masih belum tercapai oleh banyak orang.
Baca juga: KPop Demon Hunters, Fenomena Baru di Netflix
Manfaat Serat Bagi Kesehatan
Salah satu manfaat utama dari serat adalah menjaga kesehatan pencernaan dengan mencegah sembelit. Dengan meningkatkan volume dan frekuensi buang air besar, serat berperan penting bagi sistem pencernaan.
Selain itu, konsumsi serat dapat membantu mengontrol berat badan. Dengan memberikan rasa kenyang lebih lama, makanan tinggi serat membantu mengurangi keinginan untuk snacking di luar waktu makan.
Penelitian menunjukkan serat juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2. "Serat memiliki efek positif terhadap metabolisme lemak dan kadar gula dalam darah," ujar Dr. Siti, seorang ahli gizi dari Jakarta.
Cara Meningkatkan Asupan Serat
Meningkatkan asupan serat mudah dilakukan dengan menambahkan lebih banyak buah dan sayuran dalam setiap hidangan. Menyertakan buah seperti apel dan pisang sebagai camilan juga sangat dianjurkan.
Mengganti nasi putih dengan beras merah atau quinoa adalah langkah yang baik untuk meningkatkan serat dalam diet. Selain itu, kacang-kacangan dan biji-bijian seperti chia seeds atau flaxseeds juga merupakan sumber yang kaya akan serat.
Namun, penting untuk menambahkan serat secara bertahap dalam diet agar sistem pencernaan bisa beradaptasi. Pastikan juga untuk meningkatkan asupan air agar tidak menimbulkan masalah pencernaan saat meningkatkan serat.
Baca juga: Sepatu Putih: Aksesori Fashion yang Tak Lekang oleh Waktu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: