Anemia defisiensi besi merupakan kondisi medis yang terjadi ketika tubuh kekurangan zat besi, yang sangat penting untuk memproduksi sel darah merah yang sehat.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Berbasis AI untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat
Gejala dari kondisi ini berkisar antara kelelahan ekstrem hingga kesulitan berkonsentrasi, yang bisa mempengaruhi kualitas hidup seseorang.
Apa Itu Anemia Defisiensi Besi?
Anemia defisiensi besi terjadi ketika tubuh tidak mendapatkan cukup zat besi dari makanan atau kesulitan dalam menyerapnya. Zat besi sangat vital dalam pembentukan hemoglobin, yaitu protein dalam sel darah merah yang berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.
Tanpa asupan zat besi yang cukup, produksi sel darah merah terhambat. Akibatnya, jumlah sel darah merah dalam tubuh akan jauh lebih sedikit dari yang seharusnya, menyebabkan kekurangan oksigen yang diperlukan untuk fungsi tubuh yang optimal.
Baca juga: Meningkatkan Produktivitas Melalui Fengshui Meja Kerja
Gejala Anemia Defisiensi Besi
Gejala anemia defisiensi besi biasanya berkembang perlahan dan bervariasi antara individu. Antara lain, kelelahan ekstrem, kulit pucat, serta sesak napas saat melakukan aktivitas ringan adalah gejala yang umum ditemui.
Orang yang mengalami anemia ini juga dapat merasakan detak jantung yang cepat atau tidak teratur. Dalam beberapa kasus, individu mungkin merasa terdorong untuk mengonsumsi benda non-makanan, seperti tanah atau es, yang dikenal sebagai pica.
Siapa yang Rentan Terkena?
Kelompok-kelompok tertentu berisiko lebih tinggi untuk mengalami anemia defisiensi besi. Contohnya, wanita hamil memerlukan lebih banyak zat besi untuk mendukung perkembangan janin, sementara remaja yang sedang dalam masa pertumbuhan juga membutuhkan tambahan zat besi.
Orang-orang dengan gangguan pencernaan yang memengaruhi penyerapan zat besi juga berisiko lebih tinggi. Diet dengan asupan zat besi yang rendah, terutama pada vegetarian atau vegan yang tidak secara seksama mengawasi asupan nutrisi mereka, dapat meningkatkan kerentanan terhadap anemia ini.
Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni Usai Kejadian Penjarahan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: