Aktor Ammar Zoni kini menjalani hukuman di Pulau Nusakambangan setelah terlibat dalam kasus narkoba yang mengejutkan publik. Pemindahan ini merupakan lanjutan dari aksi peredaran narkoba yang dilakukannya dari dalam Rutan Salemba, Jakarta.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Catat Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak
Pihak berwenang menyatakan tindakan ini sebagai langkah serius untuk menangani keterlibatan siapa pun dalam lingkaran narkoba. "Ini bukti bahwa peringatan serius dari para pejabat terkait telah dilaksanakan," ujar Kasubdit Kerjasama Ditjenpas, Rika Aprianti.
Kasus Narkoba Ammar Zoni
Ammar Zoni, aktor yang cukup dikenal, sudah empat kali berurusan dengan hukum terkait penggunaan dan peredaran narkoba. Terakhir, dia terlibat dalam pengedaran narkoba jenis sabu dan ganja dari dalam Rutan Salemba.
Kecurigaan muncul setelah petugas rutan mengamati gerak-gerik Ammar. Investigasi lebih lanjut menunjukkan bahwa ada lima rekan yang turut terlibat dalam kegiatan ilegal tersebut.
Kelompok ini berkomunikasi melalui aplikasi Zangi untuk mengatur operasi narkoba mereka. Sumber barang haram tersebut diketahui berasal dari seseorang di luar Rutan Kelas I Jakarta Pusat.
Baca juga: Peluncuran Realme Chill Fan Phone: Inovasi Baterai Jumbo dan Teknologi Pendingin Canggih
Langkah Pemerintah
Pemindahan Ammar Zoni yang dilakukan ke Nusakambangan merupakan langkah nyata pemerintah dalam menanggulangi peredaran narkoba. Rika Aprianti menekankan bahwa semua warga binaan yang dinilai memiliki risiko tinggi akan ditempatkan di Lapas Super Maximum dan Maximum Security.
Tujuan pemindahan ini diharapkan mampu mengubah perilaku narapidana. Rika menegaskan bahwa perubahan perilaku merupakan salah satu tujuan kunci dari sistem permasyarakatan yang ada.
Tindakan tegas ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku lain yang terlibat dalam jaringan narkoba.
Respon Publik dan Dampak Sosial
Kasus yang melibatkan Ammar Zoni memicu berbagai reaksi dari masyarakat. Banyak yang melihat langkah pemerintah ini sebagai keputusan yang tepat untuk pemberantasan narkoba.
Namun, ada pula yang merasakan keprihatinan terhadap nasib Ammar dan mulai mempertanyakan sistem permasyarakatan di Indonesia. Meskipun demikian, pihak berwenang tetap berkomitmen pada prosedur hukum yang berlaku.
Situasi ini tentunya menjadi perhatian nasional, terutama karena semakin meningkatnya kasus narkoba yang melibatkan selebritas di tanah air.
Baca juga: Cara Menunjukkan Cinta kepada Pasangan Melalui Tindakan Kecil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: