Senin, 20 OKTOBER 2025 • 16:08 WIB

Komitmen Presiden Prabowo dalam Pengelolaan Uang Negara untuk Kesejahteraan Rakyat

Author

Komitmen Presiden Prabowo dalam Pengelolaan Uang Negara untuk Kesejahteraan Rakyat

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa uang hasil penegakan hukum sebesar Rp13,2 triliun harus dipergunakan untuk kepentingan rakyat.

Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri untuk Hubungan yang Sehat

Penyerahan ini dilakukan tepat pada satu tahun pemerintahannya, yang menggambarkan komitmen dalam memanfaatkan uang negara demi kesejahteraan masyarakat.

Rencana Penggunaan Uang Negara

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa uang Rp13,2 triliun yang dikembalikan ke negara memiliki potensi besar untuk berbagai proyek pembangunan.

Salah satu fokus utama adalah perbaikan fasilitas di desa nelayan, yang selama ini terabaikan.

Dengan rencana membangun 1.100 desa nelayan hingga tahun 2026, Presiden menilai langkah ini penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Anggaran sebesar Rp22 miliar untuk setiap desa mencerminkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup di daerah tersebut.

Pentingnya Pengawasan dan Anti-Korupsi

Praktik korupsi di sektor sumber daya alam dianggap sebagai pengkhianatan terhadap bangsa, dan Presiden menegaskan bahwa pengembalian uang negara adalah bagian dari usaha memberantas praktik ilegal.

Baca juga: Meningkatkan Produktivitas Melalui Fengshui Meja Kerja

Kegiatan illegal seperti penyelundupan timah dari Bangka Belitung terus menjadi perhatian pemerintah.

Presiden mengungkapkan, "Kejaksaan, Polisi juga membantu, bea cukai, semuanya, itu kerugiannya juga cukup besar."

Dengan estimasi kerugian sekitar Rp40 triliun per tahun selama hampir 20 tahun, pemerintah akan terus berupaya menghentikan praktik korupsi.

Perjuangan Melawan Ilegalitas

Presiden Prabowo juga mengingatkan pentingnya menghadapi praktik tambang ilegal dan penggelapan pajak.

"Praktik-praktik seperti tambang ilegal, under invoicing, over invoicing, dan miss invoicing adalah bentuk penipuan terhadap bangsa," ujarnya.

Dengan kerjasama antara berbagai lembaga, seperti kejaksaan dan polisi, pemerintah berkomitmen untuk memberantas korupsi.

Penegakan hukum yang tegas menjadi kunci untuk memastikan hasil sumber daya alam digunakan untuk pembangunan yang lebih baik.

Baca juga: Waspadai Gula Tersembunyi dalam Makanan Sehari-hari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU