Senin, 20 OKTOBER 2025 • 20:54 WIB

Potensi Ambroxol dalam Pengobatan Penyakit Parkinson dan Demensia

Author

Potensi Ambroxol dalam Pengobatan Penyakit Parkinson dan Demensia

Ambroxol, obat yang terkenal sebagai penangan batuk berdahak, kini menunjukkan potensi baru yang menarik dalam pengobatan penyakit Parkinson dan demensia berkat penelitian terkini.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Catat Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak

Melalui penelitian internasional, Ambroxol terbukti dapat menembus otak dan memberikan perlindungan pada sel saraf, menjadikannya kandidat menjanjikan untuk terapi penyakit neurodegeneratif.

Apa Itu Ambroxol dan Cara Kerjanya?

Ambroxol adalah obat ekspektoran yang umum digunakan untuk meredakan batuk berdahak. Obat ini berfungsi dengan cara mengencerkan lendir di saluran pernapasan, sehingga memudahkan pengeluarannya saat batuk.

Penelitian terbaru mengungkap bahwa kemampuannya menembus otak menarik perhatian ilmuwan untuk menjelajahi khasiatnya yang lebih luas. Ambroxol menunjukkan efek protektif terhadap sel saraf, menjadikannya relevan dalam terapi penyakit Parkinson dan demensia.

Baca juga: Microsoft Luncurkan Fitur Penyimpanan Otomatis di Word dan Aplikasi Lain

Hubungan Ambroxol dengan Penyakit Parkinson

Penyakit Parkinson disebabkan oleh penumpukan protein abnormal yang dikenal sebagai α-synuclein di otak. Gangguan aktivitas enzim glucocerebrosidase (GCase) merupakan salah satu faktor yang berkontribusi pada penumpukan tersebut.

Penelitian menunjukkan bahwa Ambroxol dapat meningkatkan aktivitas GCase, dengan kata lain, bahan ini berpotensi melindungi sel-sel saraf dari kerusakan yang menjadi penyebab gejala Parkinson.

Bukti dan Potensi Ambroxol untuk Terapi Demensia

Studi laboratorium menunjukkan bahwa Ambroxol dapat meningkatkan aktivitas enzim GCase hingga 3,3 kali lipat serta mengurangi penumpukan α-synuclein di sel saraf. Penelitian yang dipublikasikan oleh Mullin et al. di JAMA Neurology pada tahun 2020 juga menguji efek Ambroxol pada 17 pasien Parkinson.

Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa Ambroxol terdeteksi dalam cairan otak dan mampu meningkatkan kadar GCase dalam cairan otak hingga 35%. Meskipun hasil ini menjanjikan, perlu dicatat bahwa penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk membuktikan dampak jangka panjangnya.

Baca juga: Pentingnya Olahraga Rutin untuk Kesehatan Jantung

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU