Penelitian terbaru dari BRIN mengungkapkan bahwa mikroplastik kini terdeteksi dalam air hujan di wilayah Jabodetabek, yaitu Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Baca juga: Kementerian Perindustrian: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diajukan
Dampak dari pencemaran ini menjadi perhatian serius, seiring dengan aktivitas padat di kawasan perkotaan yang kompleks.
Penyebaran Mikroplastik ke Daerah Sekitar
Peneliti Muhammad Reza Cordova menjelaskan mikroplastik dapat terbawa oleh angin, menyebabkan pencemaran tidak hanya terbatas di Jakarta.
Istilah 'atmospheric microplastic deposition' menggambarkan bagaimana polusi udara dari satu kota besar dapat berdampak luas, menyebar hingga ratusan kilometer.
Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri untuk Hubungan yang Sehat
Sumber Pencemaran Mikroplastik
Mikroplastik yang ditemukan dalam air hujan disebabkan oleh degradasi limbah plastik, serta sisa pembakaran sampah plastik dan serat sintetis pakaian.
Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa sekitar 15 partikel mikroplastik dapat terdeteksi dalam setiap sampel air hujan yang diuji.
Langkah Pencegahan Terhadap Mikroplastik
Reza menyarankan untuk mengurangi pembakaran terbuka dan lebih bijak dalam menggunakan produk plastik sekali pakai.
Upaya seperti memilah sampah dan meningkatkan sistem daur ulang sangat penting untuk mengurangi dampak mikroplastik pada lingkungan.
Baca juga: Destinasi Liburan Solo di Indonesia yang Menarik untuk Dijelajahi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: