Selasa, 21 OKTOBER 2025 • 21:08 WIB

Hipertensi: Ancaman Tersembunyi untuk Kesehatan Ginjal di Indonesia

Author

Hipertensi: Ancaman Tersembunyi untuk Kesehatan Ginjal di Indonesia

Indonesia diprediksi mengalami lonjakan kasus hipertensi mencapai 65 juta berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Hal ini menjadi perhatian serius karena hipertensi merupakan faktor utama penyebab gagal ginjal pada usia muda.

Baca juga: Aksi Nekat Pria di Atas Kereta Commuterline Viral di Media Sosial

Banyak masyarakat yang masih ragu untuk mencari pengobatan akibat informasi yang tidak akurat, seperti yang diungkapkan oleh Direktur Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI, Siti Nadia Tarmizi.

Dampak Hipertensi pada Kesehatan Ginjal

Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama gagal ginjal. Kondisi ini terjadi saat tekanan darah tidak terkontrol, yang dapat merusak pembuluh darah yang ada di ginjal.

Fungsi ginjal sangat krusial karena mereka bertanggung jawab untuk menyaring limbah dan racun dari darah. Jika fungsi ginjal terganggu, sistem tubuh lainnya termasuk tekanan darah dapat terpengaruh.

Pemeriksaan tekanan darah dilakukan untuk mengidentifikasi hipertensi, yang ditandai dengan angka di atas 140/90 mmHg.

Baca juga: Manfaat Hyaluronic Acid: Solusi untuk Segala Jenis Kulit

Hubungan Timbal Balik Antara Hipertensi dan Gangguan Ginjal

Penelitian oleh American Heart Association menunjukkan bahwa hipertensi jangka panjang dapat menyebabkan penyempitan dan kerusakan arteri ginjal. Kerusakan ini membuat pasokan oksigen dan nutrisi yang diperlukan oleh ginjal terhambat.

Hipertensi tidak hanya berdampak pada ginjal, melainkan juga dapat memperburuk kondisi ginjal yang ada, menciptakan lingkaran yang semakin parah.

Akibatnya, dapat terbentuk jaringan parut di ginjal, yang mengganggu kemampuannya dalam menyaring darah dan mengatur cairan di tubuh.

Tantangan dalam Penanganan Hipertensi

Meskipun menjadi ancaman besar, hanya sekitar 40-60 persen pasien hipertensi yang menjalani pengobatan teratur. Hal ini diungkapkan oleh Siti Nadia Tarmizi, yang mencatat bahwa stigma dan informasi yang salah menjadi penghalang dalam penanganan hipertensi.

Masyarakat sering kali merasa ragu mencari pengobatan karena khawatir terhadap potensi efek negatif pada kesehatan ginjal. Padahal, pengobatan hipertensi sangat penting untuk menjaga kesehatan ginjal.

Mengendalikan tekanan darah merupakan langkah pencegahan signifikan yang dapat mengurangi risiko gagal ginjal serta meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Baca juga: Pentingnya Sarapan Sehat untuk Petinju

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU