Selasa, 28 OKTOBER 2025 • 11:31 WIB

Lima Kebiasaan yang Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli Bedah Kardiovaskular

Author

Lima Kebiasaan yang Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli Bedah Kardiovaskular

Dr. Jeremy London, seorang ahli bedah kardiovaskular asal Amerika Serikat, mengidentifikasi lima kebiasaan gaya hidup yang dapat merusak kesehatan jantung. Dari vaping hingga konsumsi alkohol, kebiasaan ini dinilai sepele, namun memiliki dampak yang serius.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kepedulian Masyarakat

Dalam wawancara terbaru dengan Times Entertainment, Dr. London menjelaskan bagaimana kehidupan modern berisiko terhadap kesehatan jantung, terutama bagi generasi muda.

Dampak Vaping pada Kesehatan Jantung

Vape telah semakin populer di kalangan remaja dengan anggapan bahwa ia lebih aman dibandingkan rokok konvensional. Namun, menurut Dr. London, kandungan kimia dalam vape tetap dapat merusak pembuluh darah dan jaringan jantung.

Dr. London menegaskan, 'Ini hanya bentuk baru dari kecanduan nikotin.' Kecanduan ini memberikan rasa aman palsu yang menyulitkan pengguna untuk berhenti.

Ia mencatat bahwa banyak pasien muda nonperokok kini menunjukkan gejala gangguan kardiovaskular akibat penggunaan vape yang rutin.

Stres Berlebih Sebagai 'Cedera Tak Terlihat'

Berdasarkan penjelasan Dr. London, stres dapat menjadi pendorong dalam jangka pendek, namun jika terlalu lama, dapat menyerang jantung secara perlahan. Ia menyebut stres kronis sebagai 'cedera tak terlihat'.

Stres berlebih diketahui memicu peradangan, yang dapat membuka pintu untuk berbagai penyakit degeneratif. Oleh karena itu, manajemen stres menjadi penting untuk kesehatan jantung.

Menerapkan teknik relaksasi dan pengelolaan stres dapat membantu individu menjaga kesehatan jantung mereka.

Baca juga: Meningkatkan Kebugaran dengan Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat

Kebiasaan Tidur yang Buruk dan Risiko Kesehatan

Tidur memiliki peran yang tak bisa diabaikan dalam mekanisme tubuh untuk memperbaiki diri. Dr. London memberikan skor 10 bagi kebiasaan kurang tidur karena dampaknya yang luas terhadap kesehatan.

'Begitu Anda kekurangan tidur, semua sistem tubuh ikut menurun,' ungkapnya. Gangguan pola tidur dapat mempengaruhi hormon dan tekanan darah.

Lebih jauh, pola tidur yang buruk juga dapat berdampak negatif pada suasana hati dan produktivitas individu.

Resiko Kesehatan dari Minuman Bersoda dan Alkohol

Minum soda mungkin dianggap ringan, tetapi kebiasaan ini tetap berisiko terhadap kesehatan jantung. Dr. London meyakini bahwa kandungan gula yang tinggi dalam soda dapat memicu resistensi insulin dan obesitas.

Menariknya, soda diet pun tidak sepenuhnya aman. Menurutnya, 'Soda diet justru membuat orang lebih sering menginginkan makanan cepat saji'.

Alkohol, meskipun dianggap normal di lingkungan sosial, memiliki dampak kumulatif yang buruk bagi kesehatan jantung. Ia menyatakan, 'Alkohol merusak sel otak dan jantung, mengganggu tidur, serta meningkatkan tekanan darah'.

Alkohol dan Dampaknya pada Kesehatan Jantung

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa sekalipun alkohol dikonsumsi dalam jumlah sedang, tetap ada peningkatan risiko demensia dan penyakit jantung secara signifikan.

Karena risiko jangka panjang yang bisa ditimbulkan, Dr. London mengingatkan pentingnya mempertimbangkan kebiasaan konsumsi alkohol sebagai elemen dari gaya hidup sehat.

Menjaga pola makan dan mencari alternatif yang lebih sehat dapat membantu mengurangi dampak negatif dari alkohol pada kesehatan jantung.

Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Tidur dengan Prinsip Fengshui

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU