Rabu, 29 OKTOBER 2025 • 13:46 WIB

Ambruknya Atap Lapangan Padel dan Tenis di Taman Villa Meruya: Penyebab dan Tanggapan

Author

Ambruknya Atap Lapangan Padel dan Tenis di Taman Villa Meruya: Penyebab dan Tanggapan

Atap lapangan padel dan tenis di Taman Villa Meruya, Kembangan, Jakarta Barat, ambruk pada Minggu (26/10/2025) akibat diterjang angin kencang dan hujan deras. Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) Jakarta Barat mengungkapkan bahwa ambruknya atap disebabkan oleh ketidakmampuan sebagian bangunan menahan beban hujan.

Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri untuk Hubungan yang Sehat

Kepala Suku Dinas Citata Jakarta Barat, Heru Sunawan, menjelaskan bahwa pengecekan awal menunjukkan beberapa bagian bangunan tidak bisa menahan beban selama hujan lebat. 'Dari hasil pengecekan awal, diperkirakan terdapat bagian-bagian yang kurang dapat menahan beban kekuatan hujan yang sangat lebat dan angin kencang,' ujarnya.

Penyebab Ambruknya Atap

Hujan lebat yang terjadi bersamaan dengan angin kencang menjadi pemicu utama peristiwa tersebut. Heru menambahkan, 'Iya pastinya (ambruk) karena efek intensitas hujan yang sangat lebat.'

Sebagai respons terhadap kejadian ini, Sudin Citata Jakarta Barat telah meminta pengelola lapangan untuk menghentikan seluruh aktivitas operasional. Hal ini bertujuan untuk mencegah adanya risiko lebih lanjut sebelum evaluasi dilakukan.

Baca juga: Menjalin Hubungan dengan Finfluencer: Membuka Pintu Menuju Finansial yang Lebih Baik

Proses Rekonstruksi dan Investigasi

Heru Sunawan menyatakan bahwa proses rekonstruksi untuk atap lapangan padel tersebut saat ini dihentikan. 'Telah kita arahkan juga untuk menghentikan aktivitas rekonstruksi dan operasional sebelum memperoleh kajian yang telah dinilai kembali oleh Tim Profesi Ahli,' ungkapnya.

Suku Dinas Citata juga tengah meminta kajian teknis lebih lanjut dari pelaksana konstruksi. 'Segera akan dilakukan pengecekan lanjutan bersama Tim Profesi Ahli yang memiliki kapasitas guna memperoleh hasil yang lebih akurat dalam upaya perbaikan pada tahapan rekonstruksi ke depan,' jelas Heru.

Tanggapan Pemerintah Daerah

Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, menegaskan pentingnya evaluasi untuk menghindari kejadian serupa di masa depan. 'Itu punya PT Sudin Citata, sudah cek dan akan melakukan investigasi,' kata Uus saat dihubungi pada Senin (27/10).

Ia juga menjelaskan bahwa izin resmi untuk operasional lapangan sudah dikeluarkan oleh pemerintah. 'Jadi kami cek gimana bisa seperti itu sehingga ke depan jangan sampai terulang kembali,' ujarnya.

Tanggapan dan langkah preventif dari pemerintah daerah telah menjadi fokus utama untuk menangani peristiwa ini dan mencegah dampak negatif lebih lanjut bagi pengelola dan masyarakat.

Baca juga: Mengenali Gejala Awal Serangan Jantung untuk Pencegahan yang Lebih Baik

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU