Rabu, 19 NOVEMBER 2025 • 14:52 WIB

Vaksinasi RSV: Peran Penting untuk Ibu Hamil dan Bayi

Author

Vaksinasi RSV: Peran Penting untuk Ibu Hamil dan Bayi

Vaksinasi terhadap Respiratory Syncytial Virus (RSV) memainkan peran krusial dalam melindungi ibu hamil dan bayi dari risiko infeksi dan prematuritas. Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, Amarylis Febrina Choirin Nisa Fathoni, menekankan pentingnya langkah ini untuk kesehatan ibu dan si kecil.

Baca juga: Deddy Desta Nyatakan Tuntutan 17+8 dan Pesan untuk Prabowo

Menurut Nisa, vaksinasi selama kehamilan dapat membantu bayi hidup lebih sehat dan mengurangi kemungkinan komplikasi pernapasan pada ibu. Ini menjadikan vaksinasi sebagai bagian dari strategi pencegahan yang perlu diperhatikan.

Manfaat Vaksin RSV bagi Ibu Hamil

Vaksin RSV memberikan perlindungan ganda kepada ibu dan bayi. Pertama, vaksin ini menjaga kesehatan ibu dari komplikasi pernapasan yang dapat muncul selama kehamilan.

Kedua, vaksin ini juga berfungsi untuk mengurangi risiko bayi lahir prematur, yaitu sebelum usia kehamilan 38 minggu. Bayi yang lahir prematur memiliki risiko lebih tinggi terhadap infeksi dan sering kali memerlukan perawatan khusus.

Sayangnya, tidak semua rumah sakit di Indonesia dilengkapi dengan fasilitas Neonatal Intensive Care Unit (NICU) yang memadai, sehingga menjaga kesehatan selama kehamilan sangatlah penting.

Baca juga: Manfaat Hyaluronic Acid: Solusi untuk Segala Jenis Kulit

Imunitas Pasif bagi Bayi

Vaksin RSV juga memberikan imunitas pasif kepada bayi selama enam bulan pertama kehidupannya. Antibodi yang terbentuk pada tubuh ibu akan mengalir melalui plasenta menuju janin, sehingga memberikan perlindungan saat bayi pertama kali lahir.

Nisa menjelaskan bahwa vaksin RSV yang direkomendasikan untuk ibu hamil aman digunakan karena tidak mengandung virus hidup, melainkan berbasis protein sub-unit bivalen. Hal ini memenuhi kriteria keamanan bagi kesehatan ibu dan janin.

Waktu optimal untuk mendapatkan vaksinasi ini adalah antara usia kehamilan 28 hingga 36 minggu, yang dianggap sebagai periode terbaik untuk transfer antibodi.

Efektivitas dan Ketersediaan Vaksin RSV

RSV adalah virus yang sangat menular dan menjadi penyebab utama infeksi saluran pernapasan bawah, terutama pada anak-anak di seluruh dunia. Nisa mengungkapkan bahwa infeksi RSV yang memerlukan perawatan di rumah sakit paling banyak terjadi pada bayi berusia 0–3 bulan, mencapai hingga 50 persen.

Angka ini bahkan dapat meningkat menjadi 75 persen pada bayi berusia 0–6 bulan, yang menunjukkan pentingnya vaksinasi sebagai langkah pencegahan. Vaksin RSV telah tersedia di Indonesia sejak enam bulan lalu.

Umumnya, efek samping yang mungkin timbul dari vaksin ini bersifat ringan, seperti nyeri di tempat suntikan, kelelahan, sakit kepala, dan nyeri otot.

Baca juga: Cara Menunjukkan Cinta kepada Pasangan Melalui Tindakan Kecil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU