Sabtu, 22 NOVEMBER 2025 • 22:57 WIB

Paus Leo XIV Ajak Remaja Bijak Gunakan Kecerdasan Buatan dan Kritik Kebijakan Imigrasi

Author

Paus Leo XIV Ajak Remaja Bijak Gunakan Kecerdasan Buatan dan Kritik Kebijakan Imigrasi

Paus Leo XIV menekankan pentingnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) dengan bijaksana saat berbicara kepada lebih dari 15.000 remaja di Amerika Serikat.

Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri untuk Hubungan yang Sehat

Dalam sesi yang disiarkan langsung dari Vatikan, Paus mengingatkan agar remaja tidak meminta AI untuk menyelesaikan pekerjaan rumah sekolah mereka.

Pesan Penting Tentang Kecerdasan Buatan

Dalam acara yang berlangsung di Indianapolis, Indiana, Paus Leo XIV menyampaikan bahwa AI merupakan 'salah satu fitur penentu zaman kita.' Ia menyarankan agar pemuda tidak hanya mengandalkan teknologi untuk menyelesaikan tugas akademik.

Paus menekankan, 'Menggunakan AI secara bertanggung jawab berarti menggunakannya dengan cara yang membantu Anda berkembang.' Ini menunjukkan keprihatinan Paus terhadap potensi penyalahgunaan teknologi oleh generasi muda.

Dengan peringatan tersebut, Paus Leo menegaskan pentingnya belajar secara mandiri dan bertanggung jawab, guna memastikan pemuda dapat tumbuh dan berkembang tanpa bergantung sepenuhnya pada teknologi.

Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologi Anak

Kritik Terhadap Kebijakan Anti-Imigrasi

Dalam sesi tersebut, Paus Leo XIV juga menyampaikan kritik terhadap kebijakan anti-imigrasi yang diimplementasikan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.

Ia menegaskan, 'Yesus menginginkan orang Kristen menjadi orang yang membangun jembatan, bukan tembok,' memperkuat argumennya mengenai pentingnya inklusivitas dan empati terhadap imigran.

Lebih lanjut, Paus Leo mengingatkan agar berhati-hati dalam menggunakan kategori politik ketika berbicara tentang iman dan Gereja, menunjukkan posisi netral Gereja dalam hal politik.

Nasihat untuk Kaum Muda

Di samping membahas AI dan imigrasi, Paus Leo memberikan saran tentang cara mencari teman di sekolah.

Ia berpesan kepada pemuda untuk tetap berpegang pada nilai-nilai iman Katolik dalam interaksi mereka, serta mencari hubungan yang saling menguntungkan dan penuh kasih.

Paus menegaskan, 'Gereja tidak termasuk dalam partai politik mana pun,' menggarisbawahi tujuan utama Gereja dalam membentuk hati nurani individu agar bekerja dengan bijaksana.

Baca juga: Cara Menunjukkan Cinta kepada Pasangan Melalui Tindakan Kecil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU