Lonvi Biosciences, sebuah perusahaan yang berbasis di Shenzhen, China, saat ini sedang mengembangkan pil yang diyakini dapat memperpanjang hidup manusia hingga lebih dari 100 tahun.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Berbasis AI untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat
Obat anti-penuaan ini diracik dari senyawa alami yang berasal dari ekstrak biji anggur, menawarkan harapan baru dalam penelitian bidang bioteknologi.
Ambisi China dalam Penelitian Obat Panjang Umur
Pencarian obat panjang umur telah menjadi obsesi di China selama berabad-abad, dimulai sejak era Qin Shi Huang yang terkenal dengan pencariannya akan keabadian.
Meskipun kaisar tersebut meninggal pada usia 49 tahun akibat keracunan merkuri, usaha mencari obat keabadian tidak berhenti dan terus berlanjut hingga kini.
Belakangan ini, dukungan dari negara dan sektor swasta semakin besar, menjadikan penelitian anti-penuaan sebagai cabang ilmu yang mendapat perhatian serius.
Investasi miliaran dari pemerintah untuk penelitian bioteknologi menunjukkan keinginan China untuk tidak tertinggal dalam bidang ini.
Deskripsi dan Potensi 'Pil Panjang Umur'
Pil panjang umur yang dikembangkan oleh Lonvi mengandung senyawa procyanidin C1 (PCC1) yang berasal dari biji anggur, terkenal karena kemampuannya dalam memperpanjang usia tikus.
Baca juga: Apple Persiapkan Peluncuran iPhone 17 Series dengan Teknologi eSIM Tanpa Slot SIM Tray
Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa tikus yang diberi PCC1 dapat hidup 9,4 persen lebih lama, serta memiliki peningkatan signifikan hingga 64,2 persen dalam usia hidup sejak awal pengobatan.
Namun, ada catatan dalam jurnal Nature Metabolism yang memperingatkan tentang kesalahan data, walaupun artikel tersebut tidak ditarik kembali.
Duke Zheng, juru bicara dari Lonvi, mengklaim bahwa kombinasi PCC1 dengan gaya hidup sehat dapat lebih meningkatkan kualitas hidup manusia.
Pandangan dan Harapan Masa Depan
Dengan harapan hidup di China yang kini mencapai 79 tahun, pengembangan pil ini diharapkan dapat memenuhi keinginan masyarakat untuk hidup lebih lama dan lebih sehat.
Lonvi berencana memproduksi pil dalam bentuk kapsul dengan konsentrasi tinggi, menandai langkah maju dalam penerapan bioteknologi kesehatan.
Meskipun terdapat skeptisisme mengenai efektivitas pil saat diperkenalkan kepada manusia, para peneliti tetap optimis bahwa inovasi ini dapat membawa dampak signifikan di dunia medis.
Pertumbuhan industri suplemen dan layanan kesehatan panjang umur di China diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan tingginya minat dan investasi di bidang ini.
Baca juga: Microsoft Luncurkan Fitur Penyimpanan Otomatis di Word dan Aplikasi Lain
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: