Sabtu, 29 NOVEMBER 2025 • 15:16 WIB

Menelusuri Suara Keroncongan Perut: Apa yang Terjadi di Dalam Tubuh Kita?

Author

Menelusuri Suara Keroncongan Perut: Apa yang Terjadi di Dalam Tubuh Kita?

Suara keroncongan perut adalah fenomena yang sering kita alami saat lapar, namun ada alasan lebih mendalam di balik suara tersebut. Fenomena ini menunjukkan bahwa tubuh kita sedang berfungsi meskipun belum menerima asupan makanan.

Baca juga: Mengungkap Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Mental dan Emosional

Meskipun terdengar sepele, suara ini adalah bagian dari proses normal sistem pencernaan dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk hormon yang ada dalam tubuh.

Penyebab Suara Keroncongan

Suara keroncongan, yang dalam istilah medis disebut 'borborygmi', merupakan bunyi yang dihasilkan oleh gerakan usus saat proses pencernaan berlangsung. Ketika perut kosong, terjadi peningkatan aktivitas usus, mempersiapkan diri untuk mendapatkan makanan.

Gas dan cairan yang ada dalam usus bergerak saat kita lapar, menciptakan suara yang sering kita dengar. Ini adalah proses alami dan merefleksikan fungsi normal dari sistem pencernaan, yang berusaha untuk mencerna makanan di saat-saat sebelumnya.

Faktor-faktor seperti jenis makanan yang kita konsumsi dan lama waktu antara makan sebelumnya juga dapat memengaruhi seberapa keras suara keroncongan ini muncul. Semakin lama kita tidak makan, suara ini biasanya menjadi semakin jelas.

Baca juga: Penjarahan Patung Superhero Anggota DPR: Iron Man dan Spider-Man Jadi Korban

Peran Hormon dalam Proses ini

Ketika perut mulai menunjukkan tanda-tanda lapar, salah satu hormon yang aktif dalam tubuh adalah grelin. Hormon ini berfungsi tidak hanya untuk memberi sinyal kepada kita untuk makan, tetapi juga merangsang aktivitas usus.

Grelin menyebabkan dinding perut berkontraksi, yang pada gilirannya menghasilkan suara keroncongan. Jumlah hormon yang diproduksi berbanding lurus dengan tingkat aktifnya usus, sehingga semakin banyak grelin, semakin sering keroncongan terjadi.

Dengan demikian, suara keroncongan bukan hanya tanda lapar, tetapi juga menunjukkan bahwa tubuh sedang bersiap untuk mencerna makanan ketika kita akhirnya memakan makanan.

Kapan Suara ini Kerap Terjadi?

Suara keroncongan sering kali lebih jelas ketika kita sudah terlalu lama tidak makan. Misalnya, setelah melewatkan sarapan atau saat menjalani puasa, suara ini cenderung lebih sering muncul.

Namun, suara tidak hanya muncul saat lapar; bisa juga terjadi setelah kita makan, terutama jika makanan tersebut berat untuk dicerna. Itu tanda bahwa sistem pencernaan sedang bekerja keras untuk memproses makanan.

Selain itu, kondisi emosional seperti stres atau kecemasan juga dapat meningkatkan aktivitas usus, yang pada akhirnya menciptakan suara tersebut.

Baca juga: Sepatu Putih: Aksesori Fashion yang Tak Lekang oleh Waktu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU