Senin, 01 DESEMBER 2025 • 16:23 WIB

Banjir dan Longsor Melanda Aceh: Gubernur Mualem Menangis Saat Menggambarkan Kerusakan

Author

Banjir dan Longsor Melanda Aceh: Gubernur Mualem Menangis Saat Menggambarkan Kerusakan

Banjir dan longsor yang melanda Aceh baru-baru ini telah meninggalkan dampak yang mendalam bagi warganya. Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, atau Mualem, tidak dapat menahan air mata saat menggambarkan penderitaan penduduk akibat bencana ini.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Catat Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak

Kejadian yang berlangsung pada Sabtu, 29 November tersebut telah menghapus beberapa kampung di wilayahnya, membuat masyarakat terjebak dalam kesedihan dan kehilangan yang mendalam.

Dampak Banjir dan Longsor yang Menghancurkan

Dalam video yang beredar, Mualem menyampaikan dampak buruk yang ditimbulkan oleh bencana ini. Ia merinci sejumlah kampung yang hilang, seperti Sawang dan Jambo Aye di Aceh Utara serta Peusangan di Bireuen.

'Ada beberapa kampung hilang entah ke mana, yaitu Sawang, Jambo Aye di Aceh Utara, Peusangan di Bireuen, malam itu 4 kampung juga gak tau entah ke mana. Jadi Aceh sekarang seperti tsunami kedua,' ungkapnya dengan penuh emosi.

Kerusakan infrastruktur akibat bencana ini sangat signifikan, mengakibatkan banyak warga kehilangan tempat tinggal. Kehilangan ini tidak hanya fisik, tetapi juga membawa duka mendalam bagi komunitas yang terimbas.

Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam di Perkotaan

Respons Pemerintah dan Penanganan Bencana

Mualem menyoroti pentingnya respons cepat terhadap situasi darurat yang melanda 18 kabupaten dan kota di Aceh. Ia menegaskan bahwa penanganan bencana harus dilakukan secara cepat dan efisien.

'Tugas kita adalah melayani mereka yang terdampak. Tidak boleh ada jeda kemanusiaan di lapangan,' tegasnya saat apel Tim Recovery Bencana di Landasan Udara Sultan Iskandar Muda.

Salah satu langkah prioritas yang diambil adalah membuka akses darat untuk mendistribusikan logistik dan bantuan agar dapat segera menjangkau masyarakat di daerah yang terisolasi.

Bantuan yang Mulai Masuk ke Daerah Terdampak

Mulai tanggal 1 Desember, pemerintah mulai mengirimkan bantuan logistik dan perlengkapan pengungsian ke daerah-daerah yang terkena dampak seperti Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, dan Aceh Tamiang.

Upaya ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan bantuan segera kepada warga yang terkolong dalam kondisi sulit. Masyarakat yang berada di lokasi terisolasi sangat membutuhkan perhatian dan bantuan dari berbagai pihak.

Keberhasilan penanganan bencana ini sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemanusiaan yang ada di lapangan.

Baca juga: WhatsApp Perbaiki Celah Keamanan Serius untuk Pengguna Apple

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU