Rabu, 03 DESEMBER 2025 • 16:45 WIB

WHO Rilis Pedoman Terbaru Mengenai Obat GLP-1 untuk Atasi Obesitas

Author

WHO Rilis Pedoman Terbaru Mengenai Obat GLP-1 untuk Atasi Obesitas

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru saja merilis pedoman terbaru yang merekomendasikan penggunaan obat Glucagon-Like Peptide 1 (GLP-1) sebagai solusi untuk mengatasi obesitas. Pedoman ini diharapkan dapat membantu menghadapi krisis obesitas yang kini memengaruhi lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia.

Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Perlu Perlakuaan Istimewa di DPR

Dengan lonjakan angka obesitas yang semakin mengkhawatirkan, WHO menjelaskan bahwa prioritaskan penggunaan obat ini pada orang dewasa dengan masalah obesitas jangka panjang. Namun, penggunaan obat ini tidak disarankan untuk ibu hamil.

Tantangan Global Obesitas

Obesitas menjadi masalah kesehatan yang signifikan di seluruh dunia, yang menyebabkan sekitar 3,7 juta kematian pada tahun 2024. WHO menyatakan bahwa obesitas tidak hanya mempengaruhi kesehatan individu tetapi juga berdampak pada sistem kesehatan secara keseluruhan.

Penelitian menunjukkan bahwa obesitas dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Peningkatan obesitas ini terjadi di semua kelompok usia, menjadikannya sebagai tantangan kompleks yang harus ditangani secara serius.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Catat Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak

Panduan Terbaru WHO

Pedoman terbaru WHO merekomendasikan penggunaan obat GLP-1 untuk diikuti oleh orang dewasa dengan obesitas jangka panjang. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, yang mencatat, 'Obesitas merupakan tantangan kesehatan global, di mana WHO berkomitmen untuk mengatasinya.'

Pedoman ini memberikan dasar bagi para tenaga medis untuk mempertimbangkan penggunaan GLP-1 dalam pengelolaan obesitas, dengan penekanan pada perlunya evaluasi kondisi pasien secara menyeluruh.

Penggunaan dan Efikasi Obat GLP-1

Walaupun diharapkan dapat membantu menekan dampak obesitas, WHO menjelaskan bahwa rekomendasi penggunaan GLP-1 bersifat kondisional. Sebab, masih ada keterbatasan data terkait efikasi dan keamanan jangka panjang dari obat ini.

WHO menekankan pentingnya mengombinasikan penggunaan GLP-1 dengan pola makan sehat dan aktivitas fisik yang rutin untuk mencapai hasil yang optimal. Ini menunjukkan bahwa meskipun obat bisa membantu, perubahan gaya hidup tetap menjadi kunci dalam pengelolaan obesitas.

Baca juga: Mengenali Gejala Awal Serangan Jantung untuk Pencegahan yang Lebih Baik

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU