Stroke menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia, dengan lebih dari 350 ribu orang meninggal setiap tahun akibat penyakit ini.
Baca juga: Uya Kuya Terkena Imbas Penjarahan Pasca Video Joget Viral
Penting bagi masyarakat untuk mengenali gejala awal stroke melalui panduan 'SeGeRa Ke RS' yang diperkenalkan oleh Kementerian Kesehatan.
Angka Kematian Stroke di Indonesia
Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, stroke masih merupakan salah satu penyebab utama kematian di tanah air.
Setiap tahun, stroke mengakibatkan ratusan ribu kematian, sementara sejumlah pasien yang selamat seringkali hidup dengan kecacatan jangka panjang.
Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono, menyatakan, 'Stroke itu menyebabkan lebih dari 350 ribu kematian setiap tahun.'
Angka tersebut menunjukkan perlunya upaya pencegahan dan penanganan yang lebih baik terhadap stroke.
Beban Kesehatan dan Pentingnya Penanganan Cepat
Selain tingginya angka kematian, dampak stroke juga terlihat dari tingkat kecacatan permanen yang dialami oleh pasien yang terselamatkan.
Baca juga: Manfaat Hyaluronic Acid: Solusi untuk Segala Jenis Kulit
Dante menekankan bahwa penanganan cepat sangat penting agar pasien bisa pulih dengan optimal.
'Golden period hanya 4,5 jam dari mulai gejala sampai ditangani dengan masuknya obat,' jelasnya.
Oleh karena itu, mengenali gejala stroke sedini mungkin menjadi kunci untuk mengurangi risiko tersebut.
Gejala Awal Stroke yang Perlu Diketahui
Kementerian Kesehatan RI memperkenalkan istilah 'SeGeRa Ke RS' yang merujuk pada tanda-tanda awal stroke yang harus diwaspadai.
Gejala pertama adalah 'Se' yang berarti senyum tidak simetris, dimana satu sisi wajah tidak bergerak dengan baik.
Selanjutnya, 'Ge' menunjukkan gerakan mendadak melemah, yang sering mengakibatkan pasien sulit bergerak atau lemas.
Gejala lainnya mencakup 'Ra' atau bicara pelo yang mencerminkan kesulitan berbicara dan pemahaman, 'Ke' yaitu kebas atau kesemutan, 'R' yakni rabun mendadak, dan 'S' yang berarti sakit kepala hebat.
Baca juga: Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Rutin untuk Mencegah Penyakit
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: