Sabtu, 13 DESEMBER 2025 • 11:39 WIB

Efek Halu Pasca-Anestesi: Apa yang Perlu Anda Ketahui?

Author

Efek Halu Pasca-Anestesi: Apa yang Perlu Anda Ketahui?

Pasien sering kali mengalami kondisi bingung atau 'halu' setelah menjalani anestesi, fenomena yang kini menjadi perhatian publik.

Baca juga: Transformasi Kamar Kecil Menjadi Tempat Nyaman

Meskipun viral di media sosial, kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan dapat dipahami dengan baik oleh para ahli.

Apa Itu Efek Halu Setelah Anestesi?

Fenomena pasien 'halu' pasca-anestesi menjadi topik yang hangat di kalangan masyarakat. Spesialis anestesiologi, Reno Yonora, menjelaskan bahwa tidak semua pasien mengalami efek ini.

Efek halu dapat muncul tergantung pada kondisi kesehatan pasien, jenis anestesi yang diberikan, serta durasi tindakan medis.

Sebagian obat anestesi memiliki efek disosiasi, dimana pasien merasa terpisah dari pikiran, perasaan, atau identitas mereka. Reno menegaskan bahwa ini adalah reaksi medis yang bisa dipahami.

Baca juga: Menikmati Keindahan Sunset di Destinasi Terbaik Indonesia

Faktor yang Mempengaruhi Munculnya Efek Halu

Reno menyebutkan bahwa tidak semua jenis obat menyebabkan efek halusinasi. Misalnya, obat jenis ketalar memiliki potensi untuk memicu efek disosiasi, sementara beberapa obat lainnya mungkin tidak.

Kondisi kesehatan pasien sebelum tindakan juga sangat menentukan. Pasien dengan penyakit tertentu bisa lebih rentan terhadap efek halu setelah anestesi.

Oleh karena itu, keputusan untuk menggunakan anestesi harus didasarkan pada pertimbangan medis yang matang.

Mengatasi Kecemasan Pasien Sebelum Anestesi

Menyikapi kecemasan yang meningkat di kalangan pasien terkait efek halu, Reno menyarankan konsultasi dengan dokter sebelum menjalani prosedur.

Dokter akan menjelaskan proses anestesi, serta risiko yang mungkin terjadi dan pilihan obat yang tersedia. Hal ini diharapkan dapat mengurangi rasa takut dan khawatir pasien.

Pemberian anestesi dilakukan dengan standar keamanan yang ketat, sehingga pasien yang telah mendapatkan izin untuk prosedur dapat merasa tenang.

Baca juga: Mengenali Gejala Awal Serangan Jantung untuk Pencegahan yang Lebih Baik

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU