Banyak orang merasakan pusing yang tiba-tiba, meskipun tekanan darah mereka terpantau normal. Hal ini bisa membuat bingung dan mendorong untuk mencari tahu penyebab yang mendasarinya.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Catat Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak
Ketika tekanan darah stabil, namun rasa pusing terus datang menghampiri, penting untuk memahami potensi penyebabnya. Mari kita eksplorasi beberapa faktor yang bisa berkontribusi pada kondisi ini.
Kondisi Kesehatan yang Mungkin Menyebabkan Pusing
Salah satu penyebab umum pusing meskipun tekanan darah normal adalah gangguan migrain. Migrain bisa terjadi tanpa diiringi fluktuasi tekanan darah, tetapi tetap membuat penderitanya merasa sangat tidak nyaman.
Dehidrasi juga bisa menjadi faktor penyebab pusing. Bila tubuh kekurangan cairan, fungsi tubuh menjadi terganggu, dan ini dapat menimbulkan gejala seperti pusing.
Baca juga: Meningkatkan Kebugaran dengan Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat
Pengaruh Stres dan Kecemasan
Stres dan kecemasan dapat memengaruhi tubuh secara keseluruhan, termasuk menyebabkan pusing. Ketika seseorang mengalami stres, kadar hormon kortisol meningkat, yang bisa berakibat pada gejala fisik seperti pusing.
Di samping itu, serangan panik yang sering juga bisa menyebabkan pusing. Meskipun tidak ada perubahan pada tekanan darah, reaksi tubuh terhadap ketakutan dapat menimbulkan gejala ini.
Kondisi Lain yang Perlu Diperhatikan
Gangguan pada telinga dalam, seperti vertigo, bisa juga berkontribusi pada rasa pusing. Vertigo sering kali dikaitkan dengan masalah keseimbangan dan dapat muncul tanpa adanya perubahan tekanan darah.
Penyebab lain yang tak kalah penting adalah efek samping obat-obatan. Beberapa jenis obat dapat menyebabkan pusing meskipun tidak berpengaruh pada tekanan darah.
Baca juga: Sepatu Putih: Aksesori Fashion yang Tak Lekang oleh Waktu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: