Kementerian Kesehatan Republik Indonesia baru saja mengumumkan pembukaan rekrutmen untuk Tenaga The Global Fund to Fight AIDS, Tuberculosis, Malaria dan Resilient and Sustainable Systems for Health (GF-ATMR) yang akan ditempatkan pada tahun 2026.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Berbasis AI untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat
Rekrutmen ini bertujuan untuk memperkuat tim di Direktorat Penyakit Menular, Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit, dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga profesional yang berkualitas.
Posisi dan Kualifikasi yang Dibutuhkan
Berdasarkan Pengumuman Nomor KP.01.10/C.III/4980/2025, Kemenkes menawarkan puluhan formasi dengan variatif latar belakang pendidikan. Formasi tersebut mencakup berbagai bidang seperti kesehatan, keuangan, akuntansi, psikologi, dan teknik informatika.
Posisi kunci yang ditawarkan termasuk Project Manager Unit (PMU) Leader, yang membutuhkan pendidikan minimal S1/S2 dalam bidang kesehatan. Calon juga diharuskan memiliki pengalaman kerja minimal 10 tahun dalam pengelolaan dana hibah.
Selain posisi manajerial seperti Finance Manager dan Planning Monitoring Evaluation (PME) Manager, terdapat juga peluang untuk staf teknis. Jabatan seperti Planner Staff, Accounting Officer, Finance Officer, dan IT Coordinator dibuka untuk mendukung operasional.
Untuk posisi dalam bidang logistik dan pengadaan, Kemenkes menyediakan formasi seperti Logistics Planning Staff, Asset Management Staff, dan Procurement Staff.
Kualifikasi Umum dan Persyaratan
Kementerian Kesehatan menetapkan beberapa kualifikasi umum bagi para kandidat. Setiap calon diwajibkan memiliki kemampuan bahasa Inggris yang fasih, baik lisan maupun tulisan, serta menguasai Microsoft Office.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Catat Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak
Para kandidat juga harus mampu bekerja dalam tim dan memiliki pengalaman manajerial di bidang terkait, dengan durasi pengalaman kerja minimal 3 hingga 5 tahun untuk posisi koordinator dan manajer.
Selain itu, pemahaman mengenai peraturan perundang-undangan terkait pengelolaan hibah menjadi aspek penting dalam penilaian kualifikasi bagi hampir semua posisi yang ditawarkan.
Kepatuhan terhadap persyaratan ini diharapkan dapat memastikan bahwa tenaga yang direkrut mampu menjalankan tugas dengan baik dan efisien.
Proses Seleksi dan Informasi Lainnya
Dokumen pengumuman rekrutmen ini telah ditandatangani secara elektronik oleh pihak berwenang di Kementerian Kesehatan menggunakan sertifikat dari Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE). Proses ini menunjukkan transparansi dan keandalan sistem seleksi.
Untuk mendalami detail tugas serta prosedur pendaftaran, calon pelamar dapat mengakses laman resmi yang telah disediakan oleh Kemenkes. Informasi lebih lanjut akan diupdate secara berkala di situs tersebut.
Kemenkes mengharapkan partisipasi aktif dari masyarakat yang memiliki kualifikasi sesuai dengan kebutuhan untuk mendaftar. Ini merupakan kesempatan baik untuk berkontribusi dalam program global yang bertujuan melawan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria.
Dengan adanya rekrutmen ini, diharapkan dapat tercipta tim yang solid dan berkualitas untuk mendukung upaya penanggulangan penyakit menular di Indonesia.
Baca juga: Revolusi Keguguran: Kecerdasan Buatan Meningkatkan Perawatan Kesehatan Perempuan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: