Senin, 22 DESEMBER 2025 • 16:58 WIB

Keberhasilan Polri dalam Menggagalkan Penyebaran Narkoba di Festival Musik Djakarta Warehouse Project 2025

Author

Keberhasilan Polri dalam Menggagalkan Penyebaran Narkoba di Festival Musik Djakarta Warehouse Project 2025

Polri baru saja mengungkap sindikat narkoba yang tengah merencanakan penyebaran narkoba di festival Djakarta Warehouse Project (DWP) 2025 di Bali. Operasi ini berhasil menangkap 17 orang, yang terdiri dari 16 warga negara Indonesia dan satu warga negara asing.

Baca juga: Uya Kuya Terkena Imbas Penjarahan Pasca Video Joget Viral

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengungkapkan bahwa operasi berlangsung dari 9 hingga 14 Desember dan berhasil menyita narkoba dengan total estimasi nilai mencapai Rp60,5 miliar.

Rincian Penangkapan dan Barang Bukti

Dalam pengungkapan ini, Polri mendapati enam sindikat berbeda yang terlibat dalam perdagangan narkoba. Nama-nama yang terungkap dari 17 tersangka tersebut termasuk Gusliadi, Ardi Alfayat, dan Marco Alejandro Cueva Arce, yang merupakan warga negara asing.

Polri juga mengidentifikasi tujuh individu lainnya yang menjadi daftar pencarian orang (DPO). Barang bukti yang disita meliputi 31.009,53 gram sabu, 956,5 butir ekstasi, serta beberapa jenis narkoba lainnya.

Baca juga: Penjarahan Patung Superhero Anggota DPR: Iron Man dan Spider-Man Jadi Korban

Modus Operandi dan Jaringan Narkoba

Proses penyelidikan mengungkap bahwa pelaku menggunakan berbagai modus operandi untuk mendistribusikan narkoba. Salah satu metode yang dipakai adalah sistem tempel, di mana pengedar dan pembeli tidak berinteraksi secara langsung.

Selain itu, terdapat pula sistem cash on delivery (COD) yang melibatkan penyerahan barang secara tatap muka. Polri menduga bahwa jaringan ini beroperasi lintas provinsi, mencakup Jakarta, Surabaya, dan Bali dengan keterlibatan warga negara asing.

Langkah Penegakan Hukum Polri

Penanganan peredaran narkoba, terutama di acara besar seperti DWP, adalah prioritas bagi Polri. Tindakan tegas ini merupakan upaya untuk mencegah dampak negatif akibat penggunaan narkoba.

Sebagai respons terhadap situasi ini, Polri akan terus memonitor berbagai event besar dan melakukan langkah preventif agar tidak ada lagi penyelundupan narkoba di kemudian hari. Eko Hadi Santoso berharap, publik dapat lebih waspada mengenai bahaya narkoba dan peredaran ilegal yang mengancam generasi muda.

Baca juga: Cara Menunjukkan Cinta kepada Pasangan Melalui Tindakan Kecil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU