Makanan manis sudah lama dikenal sebagai pengangkat suasana hati, namun, jika dikonsumsi berlebihan, efeknya bisa berbalik. Terlalu banyak gula justru berpotensi menurunkan mood kita.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Catat Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak
Di artikel ini, kita akan menjelaskan bagaimana makanan manis berdampak pada emosi kita dan apa yang sebenarnya terjadi ketika kita menikmati manisnya gula.
Bagaimana Makanan Manis Memengaruhi Otak
Ketika makanan manis dikonsumsi, otak akan melepaskan dopamin, yang sering disebut hormon bahagia. Hal ini menjadi alasan mengapa banyak orang merasa senang setelah menikmati cokelat atau kue.
Namun, efek dari dopamin tersebut tidak bertahan lama. Setelah momen bahagia itu, biasanya kita akan merasakan 'down' saat efek gula mulai hilang.
Dr. Sarah Alverson, seorang ahli gizi, menjelaskan bahwa, "Asupan gula yang berlebihan dapat menyebabkan lonjakan energi yang cepat, tetapi diikuti dengan penurunan yang tajam, membuat mood kita berfluktuasi."
Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan Sehari-hari
Dampak Jangka Pendek dan Jangka Panjang
Dalam jangka pendek, makanan manis memang bisa memberikan kebahagiaan instan. Namun, konsumsi gula yang berlebihan dalam jangka panjang dapat menyebabkan masalah kesehatan serius seperti diabetes dan depresi.
Penelitian menunjukkan ada korelasi antara konsumsi makanan manis dengan gejala depresi yang lebih tinggi. Ketidakstabilan kadar gula darah secara langsung mempengaruhi suasana hati.
Individu yang mengonsumsi banyak gula cenderung mengalami siklus mood yang ekstrem, di mana mereka bisa merasa bahagia satu hari dan sebaliknya di hari berikutnya.
Mengatur Asupan Gula dengan Bijak
Untuk menjaga mood tetap stabil, pengaturan asupan gula sangat penting. Memilih makanan manis alami, seperti buah, dapat menjadi solusi yang lebih baik.
Serat pada buah akan memperlambat proses pelepasan gula ke dalam darah, sehingga mencegah kita dari lonjakan dan penurunan energi yang mendadak.
Dr. Alverson menekankan, "Penting untuk seimbang dalam asupan. Makanan yang manis perlu dinikmati, tetapi dengan porsi yang seimbang dan tidak berlebihan."
Baca juga: Sepatu Putih: Aksesori Fashion yang Tak Lekang oleh Waktu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: