Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan bahwa infeksi Influenza A (H3N2) subclade K, atau dikenal sebagai super flu, tidak seberbahaya Covid-19.
Baca juga: Meningkatkan Kebugaran dengan Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik menghadapi peningkatan kasus super flu yang terdeteksi di Indonesia.
Pengenalan Super Flu dan Perbedaannya dengan Covid-19
Infeksi Influenza A H3N2 subclade K, yang populer disebut super flu, kini menjadi perhatian utama di kalangan masyarakat. Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa virus ini bukan entitas baru dan sudah dikenal dalam dunia kesehatan.
Ia menjelaskan bahwa subclade K merupakan bagian dari varian H3N2, yang memiliki kemiripan dengan varian Covid-19 sebelumnya seperti Omicron dan Delta, namun dengan fatalitas yang berbeda.
"Ini, kan, ada Omicron, Delta, ingat, kan, dulu? Ini sama. Ini virusnya H3N2. Kalau dulu, kan, virusnya Covid-19," ujarnya, menekankan perbedaan antara kedua virus tersebut.
Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital
Karakteristik dan Dampak Super Flu
Virus H3N2 diketahui cenderung meningkat setiap tahun di negara-negara dengan empat musim. Namun, di Indonesia, lonjakan kasus ini biasanya tidak signifikan, menurut Budi Gunadi Sadikin.
Menariknya, Menkes kembali menegaskan bahwa subclade K tidak mematikan seperti Covid-19. "Enggak usah khawatir bahwa ini seperti Covid-19 mematikannya. Tidak. Ini adalah flu biasa, influenza H3N2," jelasnya.
Hal ini memberikan perspektif baru bagi masyarakat untuk lebih memahami situasi kesehatan saat ini tanpa menimbulkan kepanikan.
Imbauan untuk Masyarakat
Seiring dengan peningkatan kasus super flu, Budi Gunadi Sadikin mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan imunitas tubuh. Ia menyerukan agar masyarakat tidak berlebihan dalam mengantisipasi kondisi ini.
"Yang penting buat teman-teman, jaga kesehatan, imunitasnya, istirahatnya cukup, sehingga kalau kena [Subclade K], sama seperti flu biasa, bisa kembali lagi," tuturnya.
Imbauan ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat agar lebih siaga namun tetap tenang menghadapi situasi kesehatan.
Baca juga: Pentingnya Sarapan Sehat untuk Petinju
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: