Julia 'Jule' Prastini, seorang selebgram Indonesia, kini menjadi sorotan setelah mengungkap alasan perselingkuhannya dengan Na Daehoon. Ia menyatakan bahwa tindakan kekerasan dalam rumah tangga merupakan faktor utama di balik keputusan tersebut.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana
Dalam pernyataan yang dibagikan di media sosial, Jule berbagi pengalaman pahit selama masa pernikahannya, yang dinilai berdampak pada keselamatan anak-anak mereka.
Tuduhan Kekerasan Dalam Rumah Tangga
Jule mengungkapkan dalam sebuah chat yang viral, "Aku selingkuh ada sebabnya! Sesuai dengan klarifikasi mama aku waktu itu. Daehoon suka KDRT," menunjukkan bahwa masalah kekerasan menjadi salah satu penyebab di balik tindakan tersebut.
Walaupun ia tidak menjelaskan secara detail mengenai bentuk kekerasan yang dialaminya, Jule menekankan bahwa keselamatan dan kesejahteraan anak-anak mereka menjadi pertimbangan utama.
"Karena kalau aku buka suara, dia (Daehoon) pasti kena hujat mati-matian. Sedangkan aku memikirkan Jena, Junho, dan Eunho," ujarnya, menggambarkan dilema emosional yang ia hadapi.
Baca juga: Peluncuran Realme Chill Fan Phone: Inovasi Baterai Jumbo dan Teknologi Pendingin Canggih
Reaksi Warganet dan Skeptisisme
Kesaksian Jule mendapatkan respons beragam dari publik, dengan banyak yang menunjukkan skeptisisme terhadap tuduhan tersebut. Salah satu pengguna media sosial, @kiii***si, berkomentar, "Kalau memang terjadi KDRT, Pengadilan Agama Jakarta Selatan juga kayaknya enggak akan kasih hak asuh anak ke Daehoon deh. Ya enggak sih?" mencerminkan pandangan bahwa pernyataan ini mungkin tidak sejalan dengan keputusan pengadilan.
Pengguna lain, @fitri*****33, juga menyampaikan pendapat, "Kalaupun Daehoon KDRT, pasti ada sebabnya juga dong. Kalau benaran Jule diKDRT mah laporin saja ke polisi, bukan malah jadi alasan untuk selingkuh." Pandangan ini menyoroti keraguan mengenai validitas klaim yang diajukan Jule.
Proses Perceraian dan Hak Asuh Anak
Na Daehoon telah secara resmi mengajukan permohonan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 6 November 2025, dan permohonan tersebut akhirnya dikabulkan oleh majelis hakim.
Dalam proses perceraian, hakim memutuskan bahwa hak asuh ketiga anak Jule dan Daehoon akan jatuh ke tangan Daehoon, suatu keputusan yang menambah kompleksitas dalam situasi ini.
Keputusan hukum ini juga memunculkan pertanyaan di kalangan publik mengenai dampak dari pengakuan Jule dan bagaimana hal ini mempengaruhi proses hukum yang sedang berjalan.
Baca juga: Kesehatan Mental Generasi Muda: Pentingnya Perawatan Diri di Era Modern
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: