Minggu, 11 JANUARI 2026 • 21:59 WIB

Faktor Risiko Utama di Balik Serangan Jantung dan Stroke: Sebuah Tinjauan Penelitian

Author

Faktor Risiko Utama di Balik Serangan Jantung dan Stroke: Sebuah Tinjauan Penelitian

Sebuah penelitian besar mengungkap hampir setiap serangan jantung dan stroke dipicu oleh faktor risiko yang dapat dihindari.

Baca juga: Deddy Desta Nyatakan Tuntutan 17+8 dan Pesan untuk Prabowo

Hasil analisis terhadap data lebih dari 9 juta individu di Korea Selatan dan Amerika Serikat menunjukkan bahwa 99 persen kasus terkait dengan setidaknya satu dari empat faktor risiko utama.

Empat Faktor Risiko Utama

Penelitian menunjukkan bahwa serangan jantung dan stroke hampir selalu didahului oleh satu atau lebih dari empat faktor risiko: tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, gula darah tinggi, dan kebiasaan merokok.

Keempat faktor ini mencakup 99 persen kejadian kardiovaskular dalam jangka panjang, menunjukkan perlunya pencegahan segera sejak dini.

Meskipun kelompok dengan risiko terendah, seperti perempuan di bawah 60 tahun, lebih dari 95 persen dari mereka tetap berkaitan dengan faktor-faktor ini.

Baca juga: Transformasi Kamar Kecil Menjadi Tempat Nyaman

Hipertensi sebagai Pemicu Dominan

Di antara semua faktor risiko, hipertensi menjadi pemicu paling umum. Di kedua negara tersebut, lebih dari 93 persen individu yang mengalami serangan jantung atau stroke memiliki riwayat hipertensi.

Philip Greenland, ahli jantung dari Northwestern University, menyatakan bahwa pengendalian tekanan darah merupakan kunci dalam pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah.

Ia menekankan pentingnya fokus pada pengendalian faktor risiko yang dapat diubah, dibandingkan mencari penyebab yang sulit diintervensi.

Pentingnya Pencegahan Dini

Penelitian ini menantang anggapan bahwa serangan jantung sering terjadi tanpa faktor risiko yang jelas. Para peneliti menyimpulkan bahwa klaim ini mungkin disebabkan oleh diagnosis yang terlewat atau faktor risiko yang belum mencapai batas klinis.

Neha Pagidipati, seorang ahli jantung dari Duke University, menegaskan temuan ini seharusnya mendorong peningkatan tindakan pencegahan.

Ia menekankan bahwa pengendalian tekanan darah, kadar kolesterol, dan gula darah, serta menghentikan kebiasaan merokok harus dimulai sejak dini.

Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni Usai Kejadian Penjarahan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU