Polisi mengungkap penangkapan dua pelaku pencurian kendaraan bermotor yang terkait dengan insiden penembakan di Palmerah, Jakarta Barat.
Baca juga: Kementerian Perindustrian: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diajukan
Kedua pelaku ditangkap setelah melarikan diri ke luar Jakarta pada 9 dan 10 Januari 2026.
Penangkapan Pelaku Curanmor
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, mengonfirmasi penangkapan dua pelaku berinisial VV dan RC. Penangkapan dilakukan setelah mereka berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian.
Iman menjelaskan, "Tim Gabungan Jatanras Polda Metro Jaya dan Jatanras Polda DIY berhasil mengungkap pelaku curanmor dan penembakan satu orang warga di Palmerah Jakarta Barat."
VV ditangkap di sebuah hotel di Gondokusuman, Yogyakarta, sedangkan RC ditangkap sehari setelahnya di Cimahi, Jawa Barat. Penangkapan ini menandakan respon cepat kepolisian dalam menangani kasus tersebut.
Baca juga: Peluncuran Realme Chill Fan Phone: Inovasi Baterai Jumbo dan Teknologi Pendingin Canggih
Modus Operandi dan Aktivitas Pelaku
Penyelidikan mengungkap bahwa VV berperan sebagai eksekutor menggunakan senjata api, sedangkan RC bertindak sebagai pemetik motor. Kombes Iman menyatakan, "VV melakukan penembakan sebanyak tiga kali terhadap korban," mengindikasikan risiko tinggi yang ditimbulkan oleh aksi kejahatan mereka.
Dari pengembangan kasus, diketahui bahwa komplotan ini terlibat aktif dalam pencurian kendaraan hingga empat kali dalam satu hari, dengan lokasi aksi yang mencakup Jakarta Barat dan Jakarta Timur.
Iman mencatat, "Di hari yang sama pelaku empat kali melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor," yang menunjukkan tingkat kejahatan yang serius di kawasan tersebut.
Kronologi Kejadian dan Dampak
Kejadian penembakan bermula ketika pelaku beraksi di Jalan Andong II, Kota Bambu Selatan, Palmerah. Mereka menggunakan alat kunci letter T untuk merusak lubang kunci pada kendaraan yang diparkir.
Ketika korban menyadari motornya dicuri, ia berusaha mengejar pelaku. Iman menyampaikan, "Korban bersama warga, termasuk saksi M, sempat mengejar dan berhasil menahan pelaku agar tidak kabur," namun situasi menjadi berbahaya saat VV menggunakan senjata api.
Insiden ini telah menambah tingkat kekhawatiran warga akan keamanan di lingkungan tersebut, mendorong masyarakat untuk lebih waspada.
Baca juga: Aksi Nekat Pria di Atas Kereta Commuterline Viral di Media Sosial
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: