Jensen Huang, CEO Nvidia, mengungkapkan bahwa kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI) akan menciptakan banyak peluang kerja bergaji tinggi di berbagai sektor, tidak terbatas pada bidang teknologi semata.
Baca juga: Kementerian Perindustrian: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diajukan
Ia menyoroti tantangan kekurangan keterampilan yang dihadapi pasar tenaga kerja saat ini, meskipun banyak lowongan yang menawarkan gaji di atas US$ 100.000.
Peluang Kerja dalam Sektor Keterampilan Teknis
Huang menekankan bahwa teknologi AI tidak hanya menciptakan permintaan untuk pekerjaan berbasis perangkat lunak, tetapi juga untuk pekerjaan berbasis keterampilan langsung. Pekerjaan seperti tukang ledeng dan teknisi listrik dipastikan akan sangat dibutuhkan.
Laporan McKinsey memprediksi bahwa antara tahun 2023 dan 2030, akan ada tambahan kebutuhan 130.000 teknisi listrik terlatih di Amerika Serikat. Ditambah dengan kebutuhan 240.000 pekerja konstruksi dan 150.000 pengawas konstruksi, sektor ini menunjukkan peluang kerja yang signifikan.
Peningkatan permintaan dalam sektor-sektor ini menunjukkan bahwa mereka tidak hanya vital, tetapi juga menawarkan potensi gaji yang menarik, khususnya dalam situasi kekurangan tenaga kerja terampil.
Baca juga: Revolusi Keguguran: Kecerdasan Buatan Meningkatkan Perawatan Kesehatan Perempuan
Gaji Tinggi Tanpa Gelar Sarjana
Dalam pernyataannya, Huang juga mencatat banyak pekerjaan yang menawarkan gaji di atas US$ 100.000 tanpa memerlukan gelar sarjana. Hal ini memberi akses lebih besar bagi individu dengan keterampilan praktis dan pengalaman kerja.
Peluang ini memberikan harapan bagi mereka yang berasal dari latar belakang non-akademik, yang sering kali terpinggirkan dalam dunia pekerjaan berteknologi tinggi. Huang menegaskan bahwa semua orang berhak untuk mendapatkan penghasilan yang layak tanpa perlu memiliki gelar Ph.D.
Keberagaman peluang ini menunjukkan bahwa industri semakin terbuka dan inklusif bagi individu dengan keahlian praktis, menekankan pentingnya pelatihan dan pengalaman daripada pendidikan formal.
Optimisme Huang tentang Masa Depan Pekerjaan
Optimisme Huang tidak baru, sebelumnya ia juga menyampaikan pendapat serupa bahwa kemajuan AI akan menciptakan banyak jalur karir baru yang lebih menjanjikan. Ia menyatakan, 'Segmen kerajinan terampil dari setiap ekonomi akan mengalami ledakan'.
Pernyataan tersebut mencerminkan keyakinannya bahwa dengan semakin banyaknya penerapan AI, industri akan tetap memerlukan tenaga kerja terampil yang dapat beradaptasi dengan teknologi baru.
Ini membuka kesempatan bagi mereka yang siap untuk belajar dan menyesuaikan diri dengan pasar yang terus berkembang, memposisikan mereka dalam jalur yang menguntungkan.
Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan Sehari-hari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: