Minggu, 25 JANUARI 2026 • 12:35 WIB

Aktivitas Vulkanik Meningkat di Gunung Berapi Bawah Laut Kavachi

Author

Aktivitas Vulkanik Meningkat di Gunung Berapi Bawah Laut Kavachi

Gunung berapi bawah laut Kavachi di Kepulauan Solomon menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan, diungkapkan melalui citra satelit dari NASA.

Baca juga: Transformasi Kamar Kecil Menjadi Tempat Nyaman

Perubahan warna air di atas gunung berapi ini mengindikasikan bahwa letusan mungkin telah dimulai sejak Oktober tahun lalu.

Temuan Penting dari NASA

Citra satelit yang dirilis oleh Operational Land Imager-2 (OLI-2) pada satelit Landsat-9 menunjukkan adanya perubahan warna air di atas gunung berapi Kavachi.

Perubahan warna ini menarik perhatian peneliti, dianggap sebagai indikator awal dari aktivitas vulkanik yang mungkin sedang berlangsung.

Menurut Earth Observatory NASA, perubahan ini terdeteksi pada bulan April dan Mei, menandakan adanya potensi letusan setelah periode tenang yang cukup lama.

Baca juga: Peluncuran Realme Chill Fan Phone: Inovasi Baterai Jumbo dan Teknologi Pendingin Canggih

Ekosistem Laut di Sekitar Kavachi

Penelitian oleh National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) menunjukkan bahwa semburan air dan material dari gunung berapi ini menarik komunitas mikroba ke area tersebut.

Saat melakukan ekspedisi pada tahun 2015, ilmuwan menemukan bahwa kawasan aktif ini dihuni oleh hiu martil dan hiu sutra, meskipun berada dalam kondisi vulkanik yang ekstrim.

Dalam artikel di jurnal Oceanography, dinyatakan, 'Kehadiran hiu di kawah tersebut menimbulkan pertanyaan baru tentang ekologi gunung berapi bawah laut aktif.'

Prediksi Dampak Aktivitas Vulkanik

Kavachi terletak di zona aktif tektonik, dan memiliki catatan letusan sejak tahun 1939.

Penduduk dari pulau-pulau terdekat melaporkan sering melihat uap dan abu di permukaan air, indikasi kuat dari aktivitas vulkanik di bawah permukaan.

Aktivitas vulkanik ini dapat memengaruhi kehidupan laut dan komunitas sekitarnya, sehingga pemantauan berkelanjutan menjadi penting untuk mengurangi risiko yang mungkin terjadi.

Baca juga: KPop Demon Hunters, Fenomena Baru di Netflix

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU