Selasa, 27 JANUARI 2026 • 14:07 WIB

Perjalanan Emosional Ratih dalam Mengasuh Ressa Sejak Bayi

Author

Perjalanan Emosional Ratih dalam Mengasuh Ressa Sejak Bayi

Ibu Ratih membagikan kisah awal pengasuhan Ressa, keponakannya yang baru berusia 10 hari. Dalam wawancara tersebut, Ratih menjelaskan bagaimana Ressa masuk ke dalam tanggung jawabnya.

Baca juga: Meningkatkan Kebugaran dengan Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat

Kisah ini dimulai setelah Denada, penyanyi terkenal, melahirkan dan mencari seseorang yang bisa merawat bayinya. Ratih, sebagai tante, merasa terpanggil untuk mengambil alih peran tersebut.

Awal Pertemuan dan Proses Pengasuhan Ressa

Ratih awalnya tidak percaya ketika mendengar kabar bahwa putri Denada telah lahir. "Ma, 'Mbak ngelahirin loh.' Lahirin gimana? Mati? Saya pikir keguguran tuh," ujarnya.

Setelah mendapat informasi bahwa mendiang Emilia, saudara kandungnya, mencari seseorang untuk merawat bayi tersebut, Ratih merasa tertarik. "Sudah ditawarkan ke beberapa orang, satu katanya 'enggak, aku udah punya anak laki.' Yang satu bilang 'enggak, aku nanti bukan anak tunggal kalau ngambil lagi,'" jelasnya.

Akhirnya, Ratih mengambil langkah untuk merawat Ressa. "Terus saya 'udah biar saya,'" tuturnya, sambil mengingat perjalanan membawa bayi tersebut dari Jakarta ke Surabaya dan Banyuwangi.

Baca juga: Kesehatan Mental Generasi Muda: Pentingnya Perawatan Diri di Era Modern

Keterikatan Emosional dan Kesedihan

Meski telah berjanji untuk menerima susu dari Denada, Ratih mengakui telah menyayangi Ressa seperti anaknya sendiri. "Saya memang sudah menyayangi Ressa seperti anak sendiri," ungkapnya.

Ketika Ressa mulai memahami bahwa ia bukan anak kandung Ratih, responnya menjadi kompleks. "Kamu nanya (soal ibu Denada), mama (jawab) 'siapa bilang? Kamu lahir dari perut mama,'" ucap Ratih menjelaskan.

Ressa mencari klarifikasi dari kakaknya dalam momen emosional, menegaskan, "'Aku udah besar, ayo jujur sama saya,'" dan berharap mendengar kebenaran.

Ketegangan dan Hubungan dengan Denada

Selama proses ini, Ratih merasa sedih melihat hubungan Ressa dan Denada. Ia mencatat bahwa Denada telah memblokir nomor teleponnya, menyulitkan komunikasi mereka.

"Kemarin saya cuma ngomong 'Mbak, kan karena saya sudah tua, titip Ressa ya.' Baru ketahuan kalau keblokir," kata Ratih.

Meskipun semua telah terjadi, Ratih menegaskan bahwa dia tidak meminta apa-apa dari Denada. "Saya enggak minta apa-apa. Jadi sampai sekarang dia belum baca WA saya itu," tambahnya, menunjukkan rasa putus asa yang ia hadapi.

Baca juga: Penjarahan Rumah Uya Kuya: Korban dari Video Viral dan Respon Publik

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU