Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 15:32 WIB

Panduan Puasa Sehat bagi Penderita Maag dan GERD

Author

Panduan Puasa Sehat bagi Penderita Maag dan GERD

Bulan Ramadan adalah waktu yang sangat spesial bagi umat Muslim, termasuk bagi mereka yang berjuang dengan maag dan GERD. Menjaga kesehatan dan pola makan selama puasa sangat krusial untuk mencegah gangguan pencernaan.

Baca juga: Kementerian Perindustrian: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diajukan

Menerapkan beberapa strategi sederhana bisa membuat pengalaman puasa lebih nyaman bagi orang-orang dengan kondisi tersebut. Berikut adalah beberapa tips penting yang bisa diterapkan.

Persiapan Sebelum Berpuasa

Menyiapkan tubuh sebelum berpuasa adalah langkah yang tepat. Makan sahur dengan makanan sehat sangat membantu menjaga kestabilan pencernaan.

Konsumsi makanan yang kaya serat, seperti sayur dan buah, serta protein rendah lemak, seperti ayam tanpa kulit atau ikan. Menghindari makanan pedas, asam, dan berlemak juga sangat dianjurkan karena bisa memicu gejala.

Minum cukup air setelah buka puasa juga penting agar tidak dehidrasi, serta menghindari minuman berkafein, karena dapat meningkatkan produksi asam lambung.

Baca juga: Apple Persiapkan Peluncuran iPhone 17 Series dengan Teknologi eSIM Tanpa Slot SIM Tray

Saat Berbuka Puasa

Ketika berbuka puasa, disarankan untuk tidak langsung mengonsumsi makanan berat. Sebaiknya mulailah dengan makanan ringan seperti kurma.

Hindari makanan yang bisa menyebabkan gas atau kembung, seperti gorengan dan makanan manis. Makanan berlemak bisa memperburuk gejala bagi penderita GERD.

Mengatur porsi makan juga sangat penting. Daripada langsung makan banyak, lebih baik makan dalam porsi kecil namun lebih sering selama waktu berbuka.

Pengaturan Waktu Jeda Makan

Mengatur waktu jeda antara sahur dan berbuka dengan baik sangat membantu. Sebaiknya tidak langsung tidur setelah makan malam.

Melakukan kegiatan santai seperti berjalan kaki selepas makan dapat membantu proses pencernaan. Hindari aktivitas berat yang dapat mengganggu pencernaan.

Konsultasi dengan dokter atau ahli gizi sangat disarankan jika ada masalah pencernaan selama puasa, agar mendapatkan arahan yang sesuai.

Baca juga: Kesehatan Mental Generasi Muda: Pentingnya Perawatan Diri di Era Modern

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU