Di Amerika Serikat, aktivitas flu mengalami lonjakan, terutama disebabkan oleh infeksi virus influenza B. Lonjakan ini paling terlihat pada anak-anak berusia 5-17 tahun dengan meningkatnya jumlah kasus.
Baca juga: Deddy Desta Nyatakan Tuntutan 17+8 dan Pesan untuk Prabowo
Dr. Caitlin Rivers, seorang epidemiolog, mengungkapkan bahwa 'Kami melihat puncak kedua, atau lonjakan ulang kasus flu,' yang terjadi bersamaan dengan datangnya musim dingin di sebagian besar wilayah negara tersebut.
Kenaikan Kasus Influenza B
Data dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menunjukkan bahwa walaupun terjadi peningkatan kasus influenza tipe B, angka ini hanya bertambah kurang dari satu poin persentase dibandingkan pekan sebelumnya. Sementara itu, aktivitas flu tipe A tetap stabil.
Dr. Rivers juga menyoroti bahwa pola lonjakan serupa terjadi pada tahun lalu, saat kasus flu menurun sebelum kembali naik. Ia memperkirakan, 'Saya memperkirakan peningkatan ini juga akan terjadi pada orang dewasa.'
Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kepedulian Masyarakat
Perbandingan Influenza A dan B
Influenza B adalah kelompok virus yang berbeda dari influenza A, yang memungkinkan seseorang terinfeksi lagi meskipun sebelumnya telah mengalami flu. Vaksin flu tahun ini dirancang untuk melindungi terhadap dua strain influenza A dan satu strain influenza B.
Gejala dari kedua jenis influenza ini mirip, termasuk demam tinggi, sakit tenggorokan, batuk, nyeri tubuh, dan kelelahan. Antiviral dapat digunakan untuk mengobati kedua jenis flu ini.
Statistik dan Dampak Kesehatan
Hingga pekan yang berakhir pada 24 Januari, sekitar 87 persen kasus flu di AS disebabkan oleh influenza tipe A, sedangkan 13 persen disebabkan oleh influenza tipe B. Menurut CDC, peta nasional menunjukkan tingginya beban influenza di banyak negara bagian.
Sebanyak 29 negara bagian melaporkan aktivitas flu yang tinggi atau sangat tinggi, dengan 10 negara bagian lainnya berada pada tingkat sedang. Lonjakan ini berdampak pada keselamatan anak-anak, dengan total kematian akibat flu pada anak mencapai 52 kasus pada musim ini.
Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone Terbaru dengan Baterai 15.000 mAh dan Teknologi Pendingin Canggih
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: