Penggunaan gadget telah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari, tetapi hal ini juga membawa tantangan kesehatan, terutama ketegangan mata.
Baca juga: Peluncuran Realme Chill Fan Phone: Inovasi Baterai Jumbo dan Teknologi Pendingin Canggih
Banyak orang yang tidak menyadari bahwa ketegangan mata dapat berujung pada masalah kesehatan yang lebih serius.
Perbedaan Mata Tegang dan Mata Lelah
Mata lelah sering ditandai dengan gejala ringan seperti mata pedas dan penglihatan kabur, yang dapat sembuh dengan istirahat sejenak.
Sebaliknya, ketegangan mata memicu gejala lebih serius seperti sakit kepala dan kaku pada otot leher dan bahu.
Menurut Dr. Sophia Pujiastuti, SpM(K), MM, 'Mata lelah hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, sedangkan mata tegang dapat menyebabkan sakit kepala dengan intensitas bervariasi, tergantung penyebabnya.'
Penyebab Umum Ketegangan Mata
Dr. Sophia mengidentifikasi lima penyebab umum ketegangan mata, mulai dari kelainan refraksi hingga digital eye strain.
Baca juga: Sri Mulyani Serukan Cinta Tanah Air Pasca Insiden Penjarahan
Kelainan refraksi seperti miopia atau hipermetropia tanpa penggunaan kacamata dapat membuat mata bekerja lebih keras untuk fokus.
Selain itu, digital eye strain terjadi ketika seseorang terlalu lama menatap layar tanpa istirahat yang cukup. Ditegaskan bahwa prinsip 20-20-20, yakni mengalihkan pandangan setiap 20 menit, dapat membantu mengurangi ketegangan.
Aktivitas yang memerlukan fokus tinggi seperti menjahit atau membaca, serta pencahayaan yang kurang, juga dapat memperburuk ketegangan mata.
Menjaga Kesehatan Mata
Untuk mengatasi ketegangan mata, langkah pertama adalah mengenali penyebabnya dan menerapkan pencegahan yang tepat.
Dr. Sophia menekankan pentingnya pemeriksaan mata secara rutin untuk mengetahui kebutuhan koreksi dan mendeteksi masalah kesehatan lainnya.
Mengadopsi kebiasaan sehat seperti penggunaan pencahayaan yang baik dan menjaga jarak pandang yang tepat saat menggunakan gadget dapat membantu menjaga kenyamanan mata.
Baca juga: Pentingnya Olahraga Rutin untuk Kesehatan Jantung
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: