Rabu, 11 FEBRUARI 2026 • 17:57 WIB

Tren Penurunan Pasar Mobil Bensin di China: Perubahan Menuju Kendaraan Listrik

Author

Tren Penurunan Pasar Mobil Bensin di China: Perubahan Menuju Kendaraan Listrik

Pasar mobil berbahan bakar bensin di China mencatat penurunan yang signifikan selama enam tahun terakhir. Penjualan tahunan turun dari 17,8 juta unit pada 2020 menjadi 10,85 juta unit pada 2025.

Baca juga: Olahraga Low Impact: Pilihan Ideal untuk Pemula

Hal ini mencerminkan pergeseran dalam preferensi konsumen yang kini beralih ke kendaraan listrik, dengan penetrasi New Energy Vehicle (NEV) mencapai 59 persen pada akhir 2025.

Penyebab Penurunan Penjualan Kendaraan Bermesin Bensin

Pergeseran menuju kendaraan listrik merupakan faktor utama dalam penurunan penjualan kendaraan bermesin bensin. Fenomena ini, dikenal sebagai New Energy Vehicle (NEV), menunjukkan peningkatan penetrasi yang signifikan di pasar mobil penumpang.

Dengan konsumen yang semakin sadar akan isu lingkungan dan efisiensi energi, banyak yang memilih untuk berinvestasi pada mobil listrik. Hal ini terlihat dari adopsi sistem penggerak listrik yang semakin meluas di China.

Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Tidur dengan Prinsip Fengshui

Dominasi Merek pada Penjualan Mobil Bermesin Bensin

Meskipun penjualan mobil bensin menurun, beberapa merek masih mencatat keberhasilan. Di antara sepuluh model terlaris pada tahun 2025, merek-merek hasil usaha patungan, terutama Volkswagen, mendominasi pasar.

Volkswagen Magotan, misalnya, mencetak penjualan sebanyak 202.000 unit, meningkat 15,6 persen dari tahun sebelumnya. Selain itu, model lain seperti Volkswagen Tiguan L dan Toyota RAV4 juga menunjukkan angka penjualan yang signifikan.

Tren Penjualan dan Perbandingan Sejarah

Dalam analisis yang lebih mendalam, terlihat tren penurunan yang dramatis pada beberapa model. Nissan Sylphy, yang pernah terjual 538.000 unit pada tahun 2020, kini hanya mencapai 320.000 unit pada tahun 2025.

Selain itu, Volkswagen Lavida mengalami penurunan drastis juga, dari hampir 500.000 unit pada 2019 menjadi hanya 270.000 unit. Hal ini menunjukkan perubahan yang nyata dalam preferensi konsumen terhadap kendaraan berbahan bakar bensin.

Baca juga: Menikmati Keindahan Sunset di Destinasi Terbaik Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU