Geely berhasil menggeser BYD dalam total penjualan mobil penumpang di China pada Januari 2026, meski pasar otomotif mengalami perlambatan.
Baca juga: Destinasi Liburan Solo di Indonesia yang Menarik untuk Dijelajahi
Dengan mencatatkan 210.000 unit penjualan ritel, Geely unggul jauh dari BYD yang hanya mencapai 94.000 unit pada periode yang sama.
Kinerja Penjualan Geely dan BYD
Data dari Carnewschina menunjukkan bahwa Geely mencatat penjualan ritel tertinggi di China, dengan total 210.000 unit pada Januari 2026.
Meskipun terjadi penurunan penjualan sekitar 12,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, Geely masih menunjukkan kinerja lebih baik dibandingkan BYD, yang mencatat penurunan lebih dari 50 persen.
Penjualan mobil penumpang di China secara keseluruhan mengalami penurunan sekitar 13,9 persen dibandingkan tahun lalu, sehingga pencapaian Geely merupakan sinyal positif di tengah tantangan ini.
Baca juga: Uya Kuya Terkena Imbas Penjarahan Pasca Video Joget Viral
Pertumbuhan di Segmen Kendaraan Energi Baru
Di tengah kompetisi yang ketat, startup mobil listrik HIMA yang didukung Huawei mencatat peningkatan penjualan ritel sebesar 65,5 persen secara tahunan.
Total penjualan ritel kendaraan pada bulan Januari mencapai 1,544 juta unit, menunjukkan tantangan signifikan yang dihadapi industri otomotif di China.
Selain Geely, SAIC dan Tesla juga memperlihatkan pertumbuhan wholesales yang positif, membuktikan bahwa beberapa pemain utama masih mampu bersaing di pasar yang sulit ini.
Strategi Pertumbuhan Geely ke Depan
Geely menyiapkan rencana ambisius dengan meluncurkan satu hingga dua model baru setiap kuartal selama tahun 2026 untuk memperkuat posisi mereka di pasar.
Target penjualan tahunan Geely mencapai 3,45 juta unit, di mana saat ini mereka memimpin dalam wholesales dengan 270.000 unit.
Dengan menguasai lebih dari 30 persen pangsa pasar, Geely menunjukkan komitmen untuk tetap bersaing, meskipun dalam kondisi pasar yang tidak menentu.
Baca juga: KPop Demon Hunters, Fenomena Baru di Netflix
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: