Selasa, 24 FEBRUARI 2026 • 20:22 WIB

Strategi Mengatasi Rasa Ngantuk Saat Berpuasa

Author

Strategi Mengatasi Rasa Ngantuk Saat Berpuasa

Puasa menawarkan banyak manfaat, namun rasa ngantuk berlebihan sering menjadi penghalang. Dengan pengaturan yang tepat, rasa kantuk dapat diminimalisir dan aktivitas sehari-hari dapat berjalan lancar.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Berbasis AI untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat

Pola Makan yang Tepat Saat Sahur

Memilih makanan yang tepat saat sahur menjadi langkah awal yang penting. Mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau oats dapat membantu mempertahankan energi lebih lama.

Selain karbohidrat, penting juga untuk menyertakan sumber protein seperti telur atau yogurt. Protein berfungsi untuk memperpanjang rasa kenyang dan meningkatkan kadar energi.

Sayur-sayuran dan buah-buahan juga tidak boleh terlewatkan karena mereka menyediakan vitamin dan mineral yang diperlukan selama berpuasa. Mereka membantu menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Perhatikan juga asupan cairan, pastikan untuk minum cukup air antara berbuka dan sahur. Hal ini penting untuk menghindari dehidrasi yang dapat memperparah rasa ngantuk.

Mengelola Aktivitas Sehari-Hari dengan Baik

Mengatur jadwal aktivitas fisik juga berperan dalam mengurangi rasa ngantuk. Usahakan untuk menghindari kegiatan berat selama jam puasa jika memungkinkan.

Baca juga: WhatsApp Perbaiki Celah Keamanan Serius untuk Pengguna Apple

Cobalah untuk melakukan aktivitas ringan yang menyenangkan di siang hari. Hal ini dapat membantu membangkitkan semangat dan mengalihkan perhatian dari rasa kantuk.

Tidur siang yang singkat, sekitar 20-30 menit, juga bisa menyegarkan tubuh. Pastikan untuk memanfaatkan waktu ini dengan baik agar tidak mengganggu waktu tidur malam.

Diskusikan pengaturan beban kerja dengan rekan kerja jika ada, agar tidak ada tekanan berlebih saat berpuasa.

Kualitas Tidur yang Menentukan

Mendapatkan kualitas tidur yang baik sangat penting untuk melawan rasa ngantuk. Pastikan untuk tidur lebih awal agar tubuh mendapatkan istirahat yang cukup sebelum sahur.

Ciptakan suasana tidur yang nyaman dengan meminimalkan cahaya dan suara. Ruangan yang tenang dan gelap membantu Anda tidur lebih nyenyak.

Hindari penggunaan gadget menjelang tidur, karena cahaya biru dapat mengganggu kualitas tidur. Gunakan waktu ini untuk aktivitas relaksasi.

Kebiasaan tidur yang konsisten juga sangat dianjurkan. Usahakan untuk tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap harinya, agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik.

Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologi Anak

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU