Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dokter spesialis anak Piprim Basarah Yanuarso, mengungkapkan bahwa keraguan terhadap imunisasi menjadi faktor utama meningkatnya kasus campak di tanah air. Penurunan signifikan dalam cakupan imunisasi berpotensi menyebabkan wabah penyakit menular ini kembali muncul.
Baca juga: Peluncuran Realme Chill Fan Phone: Inovasi Baterai Jumbo dan Teknologi Pendingin Canggih
Cakupan vaksinasi harus di atas 95 persen untuk mencegah penularan campak, namun saat ini kondisi tersebut sulit tercapai di Indonesia. Situasi ini menarik perhatian semua pihak yang terlibat dalam kesehatan masyarakat.
Data Imunisasi Terbaru di Indonesia
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), cakupan imunisasi di Indonesia pada tahun 2025 baru mencapai 68,6 persen per 14 Desember. Ini adalah penurunan drastis dari capaian tahun sebelumnya yang sebesar 87,7 persen.
Penurunan drastic ini menunjukkan adanya tantangan besar dalam mencapai target cakupan vaksinasi yang diperlukan untuk mencegah penyebaran campak. Piprim menyatakan, "Campak itu, kan, cakupan [vaksinasinya] harus tinggi, harus di atas 95 persen dan itu pernah kita capai."
Baca juga: Meningkatkan Kebugaran dengan Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat
Wilayah Rawan Kasus Campak
Piprim juga mengidentifikasi daerah-daerah dengan cakupan imunisasi yang rendah sebagai titik rawan untuk munculnya kasus campak. Daerah tersebut meliputi Aceh, Sumatera Barat, Riau, dan beberapa wilayah di Jawa Timur.
"Yang sepanjang pengetahuan saya itu ada daerah-daerah yang memang cakupan MR-nya rendah terus... Kita bayangkan ya. Jadi betul-betul ini sangat memprihatinkan," ujarnya menyoroti masalah di daerah tersebut.
Urgensi Vaksinasi untuk Kesehatan Anak
Campak adalah penyakit infeksi sangat menular yang bisa dicegah melalui vaksinasi. Piprim menyebutkan, "Untuk sesuatu yang sebetulnya bisa dicegah, vaksinnya ada, buatan Biofarma dan gratis di puskesmas. Tapi masyarakat masih ragu-ragu untuk menggunakannya."
Meningkatkan kesadaran mengenai manfaat vaksinasi sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit ini. Ia mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam meningkat cakupan imunisasi demi melindungi anak-anak dari dampak buruk campak.
Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C untuk Daya Tahan Tubuh yang Optimal
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: