BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 28 AGUSTUS 2025 • 01:26 WIB

Ketegangan di Rapat Komisi XIII DPR RI: Ahmad Dhani vs Willy Aditya

Ketegangan di Rapat Komisi XIII DPR RI: Ahmad Dhani vs Willy AdityaGenerated by Journalist AI

zenmoms.id – Musikus dan legislator Ahmad Dhani mengalami momen tegang dalam rapat koordinasi di Komisi XIII DPR RI pada Rabu, 27 Agustus 2025. Insiden ini terjadi ketika Dhani hampir diusir oleh Ketua Komisi, Willy Aditya, akibat interupsinya mengenai izin penggunaan lagu.

Rapat ini membahas polemik royalti lagu yang menjadi perhatian banyak penyanyi, dipandu oleh Ariel Noah yang menyoroti perlunya klasifikasi untuk izin. Diskusi ini menarik perhatian Judika yang turut serta memberikan pandangan dalam pertemuan tersebut.

Permasalahan Royalti Lagu

Rapat yang diadakan di Komisi XIII DPR RI berfokus pada penggunaan karya lagu dan isu-isu terkait komersialitasnya. Ariel Noah, yang juga merupakan Wakil Ketua Vibrasi Suara Indonesia (VISI), menekankan bahwa banyak penyanyi merasakan ketidakpuasan terhadap mekanisme izin yang diterapkan, terutama bagi mereka yang terlibat dalam acara-acara komersial.

“Dalam hal yang dibilang tadi komersial, dalam bentuk pensi saja sudah komersial sebetulnya kan, gitu. Apakah itu juga berlaku yang sama?” tanyanya, yang menunjukkan pentingnya definisi jelas mengenai siapa saja yang perlu mengurus izin.

Dhani, yang juga aktif dalam industri musik sebagai produser, mengungkapkan bahwa permasalahan ini pernah dibahas di pertemuan sebelumnya. Namun, Willy Aditya berargumen bahwa mengulang pembahasan adalah upaya untuk mengedukasi dan memperjelas titik-titik masalah yang ada.

Interupsi dan Teguran

Ketegangan terjadi saat Ahmad Dhani mencoba melakukan interupsi ketika Ariel menyampaikan pendapatnya. Willy Aditya menegaskan, rapat ini berfungsi untuk mengumpulkan masalah, dan bukan untuk melakukan debat.

“Pak Ketua, bisa saya jawab sebagai anggota DPR?” tanya Dhani, tetapi Willy menegaskan kembali, “Nggak perlu jawab, kita belanja masalahnya. Ini bukan forum berbalas pantun.”

Kondisi ini menciptakan suasana yang tegang, di mana Dhani menyebutkan kesepakatan yang sudah terbahas. Willy, dengan tegas, mengingatkan bahwa tujuan rapat ini adalah untuk mempertegas isu-isu yang dibicarakan.

Pandangan Judika dan Diskusi Berlanjut

Judika, yang juga hadir dalam rapat, menambahkan pentingnya pemahaman di antara penyanyi tentang keharusan untuk memiliki izin atas lagu yang dinyanyikan. Ia berbagi pengalamannya, yang menekankan pentingnya royalti bagi pencipta lagu.

“Kalau saya nyanyi selalu saya taruh di kontrak untuk semua lagu yang saya bawakan, harap dibayarkan royaltinya kepada penciptanya,” ujarnya, memberikan gambaran tentang bagaimana seharusnya industri musik beroperasi.

Judika kemudian menjelaskan bahwa sistem pengelolaan dan distribusi royalti saat ini masih menghadapi berbagai kendala, yang mengakibatkan ketidaknyamanan bagi para artis. Dhani kemudian menggali lebih dalam mengenai pernyataan Judika dengan mempertanyakan inti dari istilah ‘kurang enak’, yang kembali membawa dinamika ke dalam diskusi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Ketegangan di Rapat Komisi XIII DPR RI: Ahmad Dhani vs Willy Aditya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!