zenmoms.id – Sidang mediasi perceraian antara Chikita Meidy dan Indra Adhitya terhenti tanpa hasil pada 19 Agustus 2023 karena ketidakhadiran Indra. Chikita mencurigai bahwa ketidakhadiran tersebut menunjukkan adanya masalah lebih dalam yang perlu diselesaikan.
Pentingnya mediasi ini diungkapkan Chikita demi masa depan anak mereka, Zavier. Dia menegaskan bahwa ketidakhadiran Indra menghambat proses perundingan yang seharusnya bisa membahas isu-isu penting terkait hak anak.
Mediasi yang Tak Terjadi
Sidang mediasi yang seharusnya menjadi langkah awal dalam menyelesaikan perceraian Chikita dan Indra tidak dapat berlangsung. Chikita menyatakan, “Akhirnya nggak bisa melakukan mediasi,” setelah sidang ditunda.
Ia menegaskan bahwa suaminya seharusnya hadir untuk membahas berbagai isu penting, terutama mengenai hak anak dan nafkah. Beberapa poin krusial, seperti pembayaran nafkah dan mut’ah, perlu disepakati dalam mediasi ini.
Namun, harapan Chikita untuk melanjutkan pertemuan tersebut hancur setelah mendapatkan informasi bahwa sidang harus ditunda hingga Indra hadir. “Harusnya tergugat datang dulu agar bisa melanjutkan proses untuk sidang pokok perkara,” tuturnya.
Keberatan Terhadap Sikap Tim Hukum
Chikita merasa heran dengan sikap tim kuasa hukum Indra yang seolah ingin memperlambat proses perceraian, meskipun keduanya telah sepakat untuk berpisah. “Kayaknya gak paham literasi nih pihak kuasa hukum dan principal atau tergugat,” ujarnya.
Dalam pandangannya, tidak ada alasan untuk menunda sidang, karena kesepakatan bercerai telah tercapai. Ia melanjutkan, “Buat apa ditunda-tunda karena kita sudah sepakat bercerai,” mengindikasikan frustrasi terhadap proses yang berjalan lambat.
Chikita juga menekankan bahwa Indra harus bertanggung jawab terkait kewajiban finansial pasca perceraian. “Dari pembayaran pun lalai, sandang, pangan, papan itu urusannya Bapak Indra,” jelasnya lebih lanjut.
Masalah KPR yang Mendesak
Dalam mediasi tersebut, Chikita juga mengungkapkan mengenai tunggakan KPR rumah yang mencapai Rp43,8 juta. Rumah tersebut menjadi tempat tinggalnya bersama Zavier, anak mereka.
Ia menunjukkan bukti bahwa Indra telah mengajukan permohonan keringanan pembayaran kepada pihak bank terkait KPR. “Ini sudah ada terbit dari bank tersebut di tanggal 12 Agustus 2025,” sambil menunjukkan dokumen yang relevan.
Chikita mengungkapkan bahwa pihak bank telah memberikan batas waktu bagi Indra untuk melakukan pembayaran hingga tanggal 20 Agustus 2023. Ia berharap agar Indra segera menyelesaikan tunggakan ini demi kenyamanan Zavier, “Jadi di manakah Zavier? Zavier ada di dalam rumah itu, Pak Debitur,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: