zenmoms.id – Kasus dugaan pencemaran nama baik yang melibatkan Nikita Mirzani dan influencer Fitri Salhuteru saat ini sedang dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian. Proses penyelidikan ini telah berjalan sejak Februari 2025, berdasarkan laporan yang diajukan oleh Nikita Mirzani ke Polda Metro Jaya.
Fitri Salhuteru telah dipanggil sebanyak dua kali oleh pihak kepolisian, meskipun saat ini belum ada rencana untuk melakukan pemanggilan paksa. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, menegaskan bahwa proses ini masih dalam tahap penelusuran.
Proses Penyelidikan yang Masih Berlanjut
Kompol Murodih menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan beberapa pemanggilan terhadap Fitri Salhuteru untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut. Namun, hingga saat ini, Fitri belum memenuhi panggilan tersebut.
Ia juga menyatakan bahwa saat ini belum ada rencana untuk melakukan tindakan jemput paksa karena penyelidikan masih berlangsung. “Karena ini prosesnya masih penyelidikan, kita tidak ada pemanggilan secara paksa karena ini masih proses penyelidikan,” ungkap Murodih.
Polisi mengakui bahwa kasus pencemaran nama baik memerlukan waktu yang lama, mengingat mereka harus mencari saksi serta mengumpulkan keterangan dari para ahli. Pihak kepolisian berakomodasi bagi Nikita untuk memberikan kesaksian jika diperlukan.
Detail Kasus dan Keterangan Pihak Polisi
Dalam laporan yang diajukan oleh Nikita Mirzani dengan nomor LP 508/II/2025, terdapat dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Fitri Salhuteru. Melalui laporan ini, Nikita berharap kasusnya dapat segera tuntas.
Prioritas pihak kepolisian saat ini adalah mencari saksi-saksi yang bisa memperkuat keterangan dalam kasus ini. “Memang, kita mencari saksi-saksi yang menguatkan, keterangan dari ahli seperti ahli hukum, ahli bahasa dan ahli IT,” tambah Murodih.
Meskipun banyak proses yang harus dilalui, pihak kepolisian berupaya membuat penyelidikan ini berjalan seefisien mungkin, meskipun waktu untuk menuntaskan kasus tersebut masih belum pasti.
Tantangan dalam Penyelidikan
Salah satu tantangan dalam kasus ini adalah kesulitan untuk mendapatkan keterangan dari pihak yang terlibat. Polres Metro Jakarta Selatan menekankan pentingnya mengumpulkan semua bukti yang diperlukan untuk menuntaskan kasus ini.
Kendala komunikasi antara pihak kepolisian dan saksi yang relevan juga memperlambat proses penyelidikan. “Kita perlu memastikan semua informasi yang dikumpulkan akurat untuk mendukung jalannya proses hukum,” ungkap Murodih.
Penyelidikan yang terbilang lama ini diharapkan tidak merusak reputasi kedua belah pihak. Penegakan hukum tetap menjadi prioritas meski harus melalui berbagai tahapan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: