Minggu, 22 JUNI 2025 • 14:10 WIB

Klarifikasi Terkait Kesehatan Joko Widodo di Tengah Isu Penyakit Langka

Author

zenmoms.id – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, menjadi sorotan publik setelah munculnya isu yang menyatakan bahwa ia mengidap Steven Johnson Syndrome. Ajudan beliau segera mengklarifikasi bahwa kondisi Jokowi sehat dan hanya mengalami alergi kulit biasa.

Klarifikasi ini muncul setelah sejumlah netizen memperhatikan perubahan pada wajah Jokowi, yang tampak mengalami ruam kecoklatan setelah kunjungannya ke Vatikan.

Dugaan Penyakit Langka

Dugaan bahwa Jokowi mengidap Steven Johnson Syndrome mulai meluas di media sosial, khususnya setelah kemunculan perubahan fisik pada wajahnya. Pengamatan netizen menunjukkan adanya ruam kecoklatan dengan sedikit bengkak di bagian mata.

Kondisi wajahnya ini menimbulkan spekulasi tentang penyakit serius setelah kunjungannya ke Vatikan. Sindrom Stevens-Johnson sendiri merupakan kondisi yang berpotensi mengancam jiwa akibat reaksi alergi yang parah.

Ciri khas dari sindrom ini meliputi munculnya ruam, lepuhan, dan pengelupasan kulit yang bisa memengaruhi area sensitif. Tanpa penanganan cepat, komplikasi serius bisa terjadi, menambah keprihatinan publik tentang kesehatan mantan presiden.

Klarifikasi dari Ajudan

Menanggapi isu kesehatan tersebut, ajudan Jokowi, Kompol Syarif Fitriansyah, menegaskan bahwa mantan presiden hanya mengalami alergi kulit. Syarif menyatakan bahwa kondisi fisik Jokowi saat ini dalam keadaan fit tanpa masalah serius.

Ia menjelaskan bahwa alergi yang dialami Jokowi muncul setelah perjalanan ke Vatikan, kemungkinan akibat perubahan cuaca. “Mungkin karena cuaca di Vatikan, lalu setelah kembali ke Indonesia, baru muncul alerginya,” ungkap Syarif.

Lebih lanjut, Syarif menekankan bahwa berita tentang penyakit langka tersebut adalah hoaks. Jokowi tidak mengalami gejala seperti panas atau gatal, dan alergi yang dialaminya termasuk dalam kategori biasa, bukan penyakit menular atau autoimun.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU