Kamis, 12 JUNI 2025 • 05:24 WIB

Fenomena Strawberry Moon: Bulan Purnama yang Membawa Pesona dan Sejarah

Author

zenmoms.id – Bulan Juni setiap tahun menghadirkan keindahan langit malam dengan fenomena ‘Strawberry Moon’. Istilah ini berasal dari tradisi suku Algonquian yang menandai musim panen stroberi.

‘Strawberry Moon’ bukan menggambarkan bulan berwarna merah muda, melainkan bagian dari penamaan budaya yang mengakar.

Pengertian Strawberry Moon

Strawberry Moon adalah istilah yang merujuk pada bulan purnama di bulan Juni. Saat itu, bulan berada tepat di seberang matahari dari perspektif bumi, hingga bulan tampak sepenuhnya terang.

Meski dikenal sebagai ‘Strawberry Moon’, warna bulan ini biasanya tidak merah melainkan lebih cenderung kuning, oranye, atau keemasan. Perubahan warna tersebut disebabkan oleh hamburan cahaya atmosfer bumi yang menyaring cahaya biru, sehingga warna hangat lebih dominan.

Penamaan ini berasal dari tradisi suku Algonquian yang menandai musim panen stroberi. Selain itu, beberapa budaya lain juga memiliki nama khas untuk bulan purnama di bulan Juni.

Keunikan Strawberry Moon 2025

Pada tahun 2025, Strawberry Moon akan terlihat sangat rendah di langit bagian selatan belahan bumi utara. Ini merupakan kemunculan terendah sejak 2006 karena fenomena ‘major lunar standstill’, yang terjadi setiap 18,6 tahun sekali.

Selama fenomena ini, orbit bulan mencapai kemiringan maksimum terhadap ekuator bumi, sehingga bulan tampak lebih besar karena ilusi bulan di dekat cakrawala.

Saat peristiwa ini, bulan juga berada dekat dengan pusat terang galaksi Bima Sakti, memberikan pemandangan menawan terutama di daerah dengan kondisi langit yang gelap.

Waktu dan Cara Mengamati Strawberry Moon

Puncak Strawberry Moon 2025 terjadi pada 11 Juni pukul 14:44 WIB. Waktu terbaik untuk mengamati adalah ketika bulan terbit di cakrawala tenggara bersamaan dengan matahari terbenam.

Untuk mendapatkan pengalaman yang optimal, cari lokasi terbuka dengan pandangan lebar ke arah tenggara. Meskipun tidak memerlukan peralatan khusus, penggunaan teropong atau teleskop dapat memperkaya pengalaman pengamatan.

Selain visual yang mempesona, Strawberry Moon juga memiliki makna budaya dan astronomi yang mendalam.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
BERITA TERBARU