Kamis, 23 OKTOBER 2025 • 14:52 WIB

Kekeyi Tanggapi Kasus Perundungan yang Menghebohkan

Author

Kekeyi Tanggapi Kasus Perundungan yang Menghebohkan

Rahmawati Kekeyi Putri Cantikka, atau yang lebih akrab disapa Kekeyi, memberikan tanggapan terkait fotonya yang dijadikan bahan ejekan dalam kasus bunuh diri mahasiswa Universitas Udayana berinisial TAS.

Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone Terbaru dengan Baterai 15.000 mAh dan Teknologi Pendingin Canggih

Kekeyi menyampaikan bahwa ia merasa terpukul dan mentalnya hancur setelah keterkaitannya dalam perundungan ini terungkap.

Reaksi Kekeyi Terhadap Kasus Perundungan

Dalam sebuah tayangan program Brownies yang disiarkan di Trans TV, Kekeyi menunjukkan suasana emosional saat berbicara mengenai dampak kasus tersebut.

Ia menahan tangis saat mengungkapkan, 'Awalnya aku kayak yaudah, tapi lama-lama kepikiran banget. Jujur, dua tahun ini aku udah nggak pernah baca media sosial karena takut.' Ini menunjukkan betapa besar tekanan psikologis yang dirasakannya akibat perundungan yang dialaminya.

Perasaan tidak nyaman yang dialami Kekeyi juga membuka diskusi tentang kesehatan mental yang semakin penting untuk diperhatikan.

Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologi Anak

Perundungan dan Tindak Pidana yang Mengikutinya

Universitas Udayana telah mengambil langkah tegas dengan memberikan sanksi pendidikan terhadap mahasiswa yang terlibat, berupa pengurangan nilai soft skill selama satu semester.

Namun, sanksi tersebut tidak serta merta menghentikan perbincangan di media sosial mengenai kasus ini, di mana netizen menyampaikan keprihatinan atas pentingnya menghentikan bullying di lingkungan kampus.

Kasus ini mengingatkan kita akan konsekuensi serius yang dihadapi korban dari tindakan perundungan, dan meningkatkan dorongan untuk kesadaran akan masalah ini.

Pesan Kekeyi untuk Masyarakat

Kekeyi menghimbau kepada masyarakat untuk menyadari dampak serius dari perundungan, dengan mengatakan, 'Buat kalian semua, pesanku, jangan pernah ada kasus bullying. Karena kalau kita dibully itu sakit banget.'

Ia juga mendorong individu untuk melakukan introspeksi dan berhati-hati dalam tindakan mereka yang dapat menyakiti orang lain.

Lebih lanjut, Kekeyi menegaskan bahwa tindakan bullying tidak hanya berimplikasi sosial, tetapi juga hukum, menekankan pentingnya etika dan tanggung jawab dalam berinteraksi.

Baca juga: Olahraga Low Impact: Pilihan Ideal untuk Pemula

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU