Taman Mini Indonesia Indah (TMII) telah memutuskan untuk merayakan Tahun Baru 2026 tanpa pesta kembang api. Keputusan ini diambil sebagai ungkapan solidaritas kepada para korban bencana alam yang terjadi di Sumatera.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana
Plt. Direktur Utama TMII, Ratri Paramita, menekankan bahwa langkah ini adalah bentuk dukungan moral bagi masyarakat yang mengalami kesulitan akibat bencana di Aceh dan Sumatera Utara.
Kebijakan Tanpa Kembang Api
Perayaan Tahun Baru di TMII tahun ini akan berlangsung secara berbeda dari tahun sebelumnya, yang biasanya dirayakan dengan pesta kembang api. Ratri Paramita menjelaskan, 'Sebagai bentuk empati dan penghormatan kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatera, kami memutuskan untuk meniadakan pesta kembang api.'
Dengan keputusan ini, TMII ingin menekankan pentingnya memperlihatkan rasa peduli terhadap mereka yang sedang menghadapi masa-masa sulit.
Dalam rangka menjaga tradisi perayaan tahun baru, TMII merencanakan kegiatan yang lebih bermakna dan peka terhadap situasi yang terjadi saat ini.
Baca juga: Uya Kuya Terkena Imbas Penjarahan Pasca Video Joget Viral
Rangkaian Kegiatan Alternatif
Sebagai pengganti pesta kembang api, TMII akan menyelenggarakan doa bersama serta penyalakan seribu lilin. Kegiatan ini dirancang untuk menjadi simbol harapan dan kebersamaan menjelang tahun 2026.
Ratri menambahkan, 'Sebagai gantinya, momen penuh makna tetap kami hadirkan di TMII melalui rangkaian kegiatan reflektif bersama Sorak Sorai Fest, yang meliputi doa bersama seribu lilin serta penggalangan dana melalui kitabisa.com.'
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dukungan emosional bagi korban bencana serta masyarakat luas yang ingin berpartisipasi dalam acara tahunan ini.
Sorak Sorai Fest: Ruang Refleksi dan Hiburan
TMII juga akan menggelar festival bernama Sorak Sorai Fest dari 31 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Festival ini bertujuan untuk memberikan hiburan sekaligus ruang refleksi sosial di tengah duka.
Beberapa musisi ternama seperti Slank dan Barasuara akan tampil dalam festival ini. 'Mari kita sambut harapan baru dengan penuh empati, khidmat, dan rasa kebersamaan,' ajak Ratri merujuk pada semangat acara.
Dengan memiliki kombinasi refleksi dan hiburan, TMII berusaha untuk menjadikan perayaan ini sebagai momen yang tidak hanya merayakan tahun yang baru, tetapi juga menumbuhkan kepedulian bagi sesama.
Baca juga: Revolusi Keguguran: Kecerdasan Buatan Meningkatkan Perawatan Kesehatan Perempuan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: