Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria menegaskan bahwa Indonesia bertekad untuk mengembangkan kemandirian dalam teknologi antariksa melalui optimalisasi Bandar Antariksa Biak.
Baca juga: Peluncuran Realme Chill Fan Phone: Inovasi Baterai Jumbo dan Teknologi Pendingin Canggih
Ia mengekspresikan harapan agar negara ini dapat melakukan peluncuran roket dan satelit secara mandiri sebelum tahun 2040.
Pengembangan Bandar Antariksa Biak
Perekayasa Ahli Utama Pusat Riset Teknologi Roket BRIN, Rika Andiarti, membahas bahwa pengembangan bandar antariksa tertera dalam Rencana Induk Keantariksaan Nasional (Renduk) 2017-2040.
Rika menjelaskan bahwa implementasi rencana tersebut dihadapkan pada tantangan dinamika global serta percepatan teknologi.
Dia menambahkan, 'Renduk dievaluasi setiap lima tahun; dalam konteks saat ini, sejumlah target dan strategi perlu didefinisikan ulang agar lebih adaptif dan realistis.'
Target yang diwacanakan adalah meluncurkan satelit dan roket secara mandiri dari wilayah Indonesia sebelum tahun 2040.
Fokus pada Infrastruktur dan Kelembagaan
Dalam kunjungan kerjanya di Kawasan Sains M. Ibnoe Subroto, Arif menekankan pentingnya pengembangan infrastruktur fisik untuk mendukung program antariksa.
Baca juga: Revolusi Keguguran: Kecerdasan Buatan Meningkatkan Perawatan Kesehatan Perempuan
Ia menekankan, 'Kita tidak boleh terjebak pada tumpang tindih kewenangan. Yang dibutuhkan adalah sistem yang terintegrasi.'
Pertemuan juga membahas kesiapan fasilitas pendukung peluncuran satelit dan roket, serta peluang optimalisasi Bandar Antariksa Biak sebagai pusat peluncuran nasional.
Arif juga mempertegas perlunya kejelasan tata kelola dan pembagian peran untuk memastikan program strategis berjalan efektif dan efisien.
Mendorong Riset dan Inovasi
Arif menekankan pentingnya komitmen untuk mencapai keunggulan di bidang antariksa, dengan mengatakan, 'Tidak ada negara yang berjaya di antariksa dengan kerja setengah-setengah. Kesuksesan adalah fungsi dari pemanfaatan waktu.'
Ia mendorong para peneliti untuk meningkatkan intensitas dan kualitas riset serta memanfaatkan peluang hibah riset dari luar negeri.
BRIN berencana meningkatkan mekanisme pendanaan dan penghargaan untuk mendukung penelitian yang berkualitas.
Melalui langkah-langkah ini, BRIN berharap Indonesia akan berkontribusi aktif dalam pengembangan teknologi antariksa global.
Baca juga: Cara Menunjukkan Cinta kepada Pasangan Melalui Tindakan Kecil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: