Budaya Tionghoa kaya akan simbolisme, dan angka adalah salah satu elemen yang paling mencolok. Angka tertentu tidak hanya dianggap membawa keberuntungan, tetapi juga dapat memengaruhi banyak aspek kehidupan sehari-hari.
Baca juga: Mengungkap Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Mental dan Emosional
Pengaruh angka keberuntungan ini terlihat jelas dalam berbagai tradisi, mulai dari tanggal pernikahan hingga pemilihan nomor telepon. Mari kita telaah lebih jauh makna di balik angka-angka tersebut.
Makna Angka dalam Budaya Tionghoa
Setiap angka dalam budaya Tionghoa memegang makna unik. Sebagai contoh, angka 8 dianggap sangat menguntungkan karena pelafalannya dalam bahasa Mandarin mirip dengan kata 'prosperitas'.
Sebaliknya, angka 4 sering dihindari karena terdengar mirip dengan kata 'mati'. Hal ini membuat banyak orang menghindari penggunaan angka ini dalam berbagai konteks, seperti pada nomor rumah atau telepon.
Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologi Anak
Penggunaan Angka Keberuntungan dalam Aktivitas Sehari-hari
Kota-kota dengan komunitas Tionghoa besar sering kali memperlihatkan penggunaan angka keberuntungan ini. Banyak restoran memilih menggunakan angka 8 atau 6 dalam nama mereka, percaya bahwa hal itu akan mendatangkan rezeki.
Saat perayaan Tahun Baru Imlek, penggunaan angka keberuntungan dalam dekorasi rumah juga tampak jelas. Ini merupakan bagian dari tradisi yang meyakini bahwa angka yang tepat akan mendatangkan keberuntungan.
Variasi Makna Angka di Berbagai Daerah
Meskipun ada kesamaan, makna angka keberuntungan bervariasi berdasarkan lokasi dan konteks budaya. Di Indonesia, angka 9 kadang dianggap sebagai angka keberuntungan karena dihubungkan dengan kesuksesan.
Di tempat lain, misalnya, angka 7 diakui membawa keberuntungan dalam konteks spiritual. Ini menunjukkan bahwa meskipun angka memiliki pengertian universitas, pengaruh lokal tak bisa diabaikan.
Baca juga: Manfaat Hyaluronic Acid: Solusi untuk Segala Jenis Kulit
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: