Tahukah Anda bahwa tanaman bisa saling memberi tahu mengenai ancaman di sekitar mereka? Melalui berbagai cara, seperti sinyal kimia dan bahkan suara, tanaman menciptakan cara unik untuk berkomunikasi demi kelangsungan hidup.
Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologi Anak
Jaringan komunikasi ini membantu tanaman bertahan dalam kondisi sulit dan beradaptasi dengan lingkungannya, memperlihatkan bahwa mereka lebih cerdas daripada yang kita bayangkan.
Sinyal Kimia: Bahasa Rahasia Tanaman
Tanaman berkomunikasi satu sama lain menggunakan senyawa kimia. Ketika terancam oleh serangan hama, mereka mengeluarkan volatile organic compounds (VOCs) untuk memberi tahu tanaman lainnya.
VOCs tidak hanya memperingatkan tanaman sekitarnya, tetapi juga menarik predator alami hama. Contohnya, tanaman jagung akan mengeluarkan VOC ketika diserang belalang.
Dengan menerima sinyal ini, tanaman lain bisa meningkatkan pertahanan mereka agar lebih siap menghadapi ancaman serupa.
Baca juga: Microsoft Luncurkan Fitur Penyimpanan Otomatis di Word dan Aplikasi Lain
Komunikasi Melalui Akar
Akar juga memainkan peran penting dalam komunikasi antar tanaman. Mereka mampu mengeluarkan senyawa ke tanah yang mempengaruhi perkembangan tanaman di sekitarnya.
Beberapa tanaman dapat membagikan sumber nutrisi dengan yang lainnya melalui akar. Ada penelitian menunjukkan akar juga bisa menginformasikan tentang keberadaan patogen di dalam tanah.
Sinyal dari akar ini membantu tanaman mengadaptasi strategi pertahanan, sehingga meningkatkan kemampuan mereka untuk melawan penyakit.
Suara dan Getaran: Bahasan yang Terabaikan
Penelitian terbaru mengungkap bahwa tanaman bisa 'mendengar' dan merespons berbagai suara. Contohnya, tanaman yang mendengar suara air menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik.
Studi juga menunjukkan bahwa tanaman dapat menghasilkan getaran pada frekuensi tertentu saat berada dalam stres. Ini mungkin menjadi salah satu cara komunikasi mereka meskipun tidak dapat didengar oleh manusia.
Aspek komunikasi suara ini membuka wawasan baru tentang kehidupan dan adaptasi tanaman di lingkungan mereka.
Baca juga: Mengenali Gejala Awal Serangan Jantung untuk Pencegahan yang Lebih Baik
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: