BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 03 NOVEMBER 2025 • 11:02 WIB

Meninggalnya Sri Susuhunan Pakubuwono XIII: Pusara Sejarah Keraton Surakarta

Meninggalnya Sri Susuhunan Pakubuwono XIII: Pusara Sejarah Keraton SurakartaMeninggalnya Sri Susuhunan Pakubuwono XIII: Pusara Sejarah Keraton Surakarta

Sri Susuhunan Pakubuwono XIII, Raja Keraton Surakarta, telah meninggal dunia pada Minggu, 2 November 2025, dalam usia 77 tahun setelah menjalani perawatan intensif selama lebih dari satu bulan.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Catat Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak

Kehilangan beliau membawa duka mendalam bagi masyarakat dan pewaris budaya Jawa, yang merasakan dampak dari dua dekade kepemimpinannya di keraton.

Kehidupan Awal dan Suksesi Keraton

Lahir pada 28 Juni 1948, di Kota Solo, Pakubuwono XIII adalah putra sulung Paku Buwono XII dan telah terbiasa dengan tradisi keraton yang kaya sejak kecil.

Setelah wafatnya ayahnya pada 11 Juni 2004, tantangan besar muncul dalam suksesi keraton, yang menyulut perselisihan antara dua calon penerus, KGPH Hangabehi dan adiknya KGPH Tedjowulan.

Baca juga: Aksi Nekat Pria di Atas Kereta Commuterline Viral di Media Sosial

Duel Dalam Sangsaka Keraton

Perselisihan mengenai penerus tahta semakin memanas hingga menimbulkan keributan di dalam kompleks keraton pada awal September 2004, yang menyebabkan sejumlah abdi dalem mengalami luka.

Meski dalam keadaan sulit, Hangabehi tetap melanjutkan penobatannya pada 10 September 2004 di Bangsal Manguntur Tangkil, dihadiri oleh banyak bangsawan serta memperoleh dukungan dari tiga sesepuh keraton.

Masa Kepemimpinan dan Warisan Budaya

Masa kepemimpinan Pakubuwono XIII dikenal dengan usaha memulihkan reputasi keraton di tengah sorotan publik, dengan fokus pada pelestarian budaya, terutama seni tari klasik dan pembinaan abdi dalem.

Upacara jumenengan yang digelar pada Juli 2009 menandai kepemimpinannya secara resmi dan dihadiri oleh Tedjowulan, simbol penting menuju rekonsiliasi antara dua kubu yang bertikai.

Baca juga: Cara Menunjukkan Cinta kepada Pasangan Melalui Tindakan Kecil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Meninggalnya Sri Susuhunan Pakubuwono XIII: Pusara Sejarah Keraton Surakarta

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!