Supermoon Terbesar pada 4 November 2025: Apa yang Perlu Diketahui
Bulan akan menampilkan cahaya paling terang dan terbesar sepanjang tahun pada tanggal 4 November 2025. Fenomena ini merupakan supermoon kedua dari tiga rangkaian supermoon yang menutup tahun ini.
Baca juga: Meningkatkan Kebugaran dengan Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat
Supermoon terjadi saat bulan purnama berada pada titik perigee, yaitu jarak terdekat bulan dengan Bumi dalam orbit elips. Pada purnama tanggal 4 November 2025, bulan berada sekitar 27.000 km lebih dekat dibandingkan rata-rata orbitnya.
Fenomena ini menjadikan bulan tampil 7% lebih besar dan 16% lebih terang dibandingkan purnama biasa. Cahayanya yang intens dapat menciptakan bayangan samar serta menerangi malam dari senja hingga fajar.
Ahli astronomi mencatat bahwa meskipun perbedaan ukuran bulan mungkin sulit dilihat dengan mata telanjang, kecerahan bulan akan menciptakan penampakan yang ideal bagi para pengamat di seluruh dunia.
Fenomena ini dapat disaksikan di Indonesia pada Rabu, 5 November 2025, dengan puncak fase purnama yang terjadi pada pukul 20.19 WIB. Pada saat itu, jarak Bumi ke bulan tercatat 356.980 km.
Baca juga: Olahraga Low Impact: Pilihan Ideal untuk Pemula
BMKG menambahkan bahwa pengamat dapat mulai melihat fenomena ini setelah bulan terbit pada sore menjelang malam. Ukuran semi-diameter bulan saat itu diprediksi mencapai 16' 43,87", menjadikannya lebih besar dan terang dibanding purnama biasa.
Setelah purnama, bulan akan mencapai titik perigee pada Kamis, 6 November 2025, pukul 05.28 WIB, pada jarak 356.833 km, yang merupakan jarak terdekat bulan ke Bumi dalam tahun 2025.
Selama malam supermoon, bulan akan berada di rasi bintang Taurus. Cahayanya yang terang akan menyelimuti bintang-bintang di sekitarnya, namun penggunaan ibu jari atau teropong dapat memungkinkan pengamat melihat bintang Aldebaran.
Gugus bintang Pleiades juga akan tampak membentuk segitiga langit bersamaan dengan bulan dan Aldebaran, menambahkan keindahan malam bagi para pengamat.
Fenomena serupa berikutnya baru akan terjadi pada 24 November 2026, saat 'beaver moon' berikutnya mencapai orbit serupa, memberikan kesempatan lain untuk menyaksikan keindahan langit malam.
Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Tidur dengan Prinsip Fengshui
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: