BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 13 JANUARI 2026 • 18:43 WIB

Peluang Baru bagi Nisa setelah Kontroversi Menyamar sebagai Pramugari

Peluang Baru bagi Nisa setelah Kontroversi Menyamar sebagai PramugariPeluang Baru bagi Nisa setelah Kontroversi Menyamar sebagai Pramugari

Khairun Nisa, wanita berusia 23 tahun dari Muara Kuang, Sumatera Selatan, membuat gempar setelah ketahuan menyamar sebagai pramugari Batik Air. Kini, Aeronef Academy menawarkan pendidikan pramugari gratis untuknya sebagai langkah mengejar mimpinya.

Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri untuk Hubungan yang Sehat

Tawaran ini muncul setelah Nisa mengakui kesalahan dan meminta maaf atas tindakannya. Aeronef Academy menunjukkan komitmennya dalam membantu Nisa menjadi pramugari resmi dan terlatih.

Kisah Viral Nisa

Nisa menarik perhatian publik ketika menyamar sebagai awak kabin dalam penerbangan Batik Air rute Palembang-Jakarta pada 6 Januari 2026. Insiden ini berlangsung saat dia berada di pesawat dengan nomor penerbangan ID 70-508.

Dalam video permintaan maaf yang ia buat, Nisa dengan tulus mengungkapkan, 'Saya menggunakan atribut pramugari beserta seragamnya, dan sesungguhnya saya bukanlah pramugari Batik Air.'

Kejadian ini memicu banyak reaksi dari masyarakat, menimbulkan berbagai pendapat mengenai tindakan serta motif Nisa menyamar. Masyarakat berharap Nisa dapat menyesali perbuatannya dan mencari cara untuk memperbaiki kesalahan.

Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologi Anak

Tawaran dari Aeronef Academy

Setelah insiden tersebut, Aeronef Academy di Kediri, Jawa Timur, memberikan tawaran tak terduga bagi Nisa. Mereka memposting di Instagram tentang komitmen memberikan pendidikan gratis untuk membantunya menjadi pramugari.

'Kami di Aeronef Indonesia percaya bahwa niat baik layak mendapatkan jalan yang tepat,' begitu tulis pihak akademi dalam unggahan mereka mengenai tawaran tersebut.

Tawaran oleh Aeronef Academy menunjukkan langkah positif dalam mendukung aspirasi Nisa untuk menjadi pramugari resmi. Pendidikan ini diharapkan dapat memberikan ilmu serta sertifikasi yang dibutuhkan agar Nisa bisa memenuhi syarat untuk profesi tersebut.

Pernyataan Nisa dan Harapan Ke Depan

Dalam video pengakuannya, Nisa menyatakan penyesalan mendalam atas tindakannya dan berharap mendapatkan kesempatan kedua. 'Dengan ini saya memohon minta maaf sebesar-besarnya kepada pihak maskapai Batik Air maupun Lion Group,' ungkap Nisa.

Dengan dukungan dari Aeronef Academy, Nisa memiliki kesempatan untuk belajar profesionalisme sebagai pramugari. Ini merupakan langkah penting bagi Nisa untuk mewujudkan mimpinya yang sebenarnya.

Kedepannya, Nisa bertekad untuk melangkah lebih serius dalam mengejar impiannya. Dia berharap pendidikan yang diterimanya dapat membantu mewujudkan cita-cita sebagai pramugari.

Baca juga: Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Rutin untuk Mencegah Penyakit

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Peluang Baru bagi Nisa setelah Kontroversi Menyamar sebagai Pramugari

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!