Kopi menjadi salah satu minuman favorit yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat di Indonesia, namun banyak mitos yang beredar tentangnya.
Baca juga: Kementerian Perindustrian: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diajukan
Dari efek buruk kesehatan hingga cara penyeduhan yang keliru, mari kita bongkar mitos-mitos tersebut dan lihat fakta sebenarnya.
Mitos 1: Kopi Sebabkan Dehidrasi
Salah satu mitos umum adalah bahwa kopi dapat menyebabkan dehidrasi. Banyak orang percaya bahwa kafein dalam kopi memiliki efek diuretik yang bisa membuat kita kehilangan cairan lebih banyak.
Namun, studi menunjukkan bahwa efek diuretik dari kafein tidak cukup signifikan untuk menyebabkan dehidrasi. Faktanya, kopi juga menyuplai cairan ke dalam tubuh.
Baca juga: Apple Persiapkan Peluncuran iPhone 17 Series dengan Teknologi eSIM Tanpa Slot SIM Tray
Mitos 2: Kopi dapat Merusak Jantung
Ada anggapan bahwa konsumsi kopi berkaitan erat dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Mitos ini berakar dari penelitian awal yang melihat hubungan antara kafein dan detak jantung yang tidak teratur.
Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa bagi kebanyakan orang, konsumsi kopi moderat justru tidak meningkatkan risiko penyakit jantung. Malahan, beberapa penelitian berpendapat bahwa kopi dapat memberikan efek perlindungan bagi jantung.
Mitos 3: Kopi Menyebabkan Insomnia
Banyak yang menganggap bahwa meminum kopi, terutama di malam hari, akan membuat mereka sulit tidur. Ini memang bisa benar bagi beberapa individu, namun tidak berlaku untuk semua.
Kafein memiliki waktu paruh dalam tubuh yang bervariasi antar individu. Ada yang dapat meminum kopi menjelang tidur tanpa masalah, sementara yang lain sangat sensitif terhadap kafein.
Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone Terbaru dengan Baterai 15.000 mAh dan Teknologi Pendingin Canggih
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: